BPBD: BMKG Jabar Tetapkan Cianjur Status Siaga Hujan Lebat-Sangat Lebat

BPBD: BMKG Jabar Tetapkan Cianjur Status Siaga Hujan Lebat-Sangat Lebat

Ilustrasi-hujan lebat.(Foto: Pixabay)--

CIANJUR,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul informasi dari BMKG Jawa Barat yang menetapkan wilayah Cianjur dalam status Siaga Hujan Lebat-Sangat Lebat pada 13-15 Januari 2026.

Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Sudrajat, mengatakan pihaknya meminta masyarakat agar lebih berhati-hati dalam beraktivitas, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang berpotensi memicu bencana.

“BPBD mengimbau warga masyarakat Kabupaten Cianjur agar lebih berhati-hati dalam beraktivitas, khususnya dalam tiga hari ke depan ini. Informasi dari BMKG menyebutkan adanya potensi hujan lebat hingga sangat lebat,” kata Asep, saat dihubungi oleh Cianjur Ekspres via telepon, pada Rabu 14 Januari 2026.

Menurutnya, intensitas hujan tinggi tersebut berpotensi menimbulkan berbagai bencana, terutama longsor dan pohon tumbang di sejumlah wilayah rawan.

BACA JUGA:BPBD Cianjur Tunggu Kajian PVMBG Soal Pergerakan Tanah di Cibanteng

BACA JUGA:Soal Muncul Bau Gas di Rumah Warga, BPBD Cianjur: Masih Tunggu Hasil Pemeriksaan PVMBG

“Wilayah rawan bencana itu mulai dari Cibeber sampai Sindangbarang. Kemudian dari arah Cidaun, Naringgul yang tersambung ke wilayah Ciwidey. Selain itu, wilayah Kadupandak juga rawan longsor,” katanya.

Selain itu, potensi pohon tumbang juga diantisipasi di beberapa wilayah. “Termasuk jalur Cianjur-Jonggol dan Cianjur-Purwakarta, itu juga rawan pohon tumbang saat hujan deras,” ujar Asep.

Untuk menghadapi potensi cuaca ekstrem tersebut, BPBD Cianjur telah melakukan sejumlah langkah antisipasi, salah satunya dengan memperkuat koordinasi bersama relawan kebencanaan di seluruh kecamatan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan relawan-relawan yang ada di sekitar 30 kecamatan. Relawan juga diminta untuk menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar lebih waspada, terutama yang beraktivitas di kebun, lereng, dan perbukitan,” kata Asep.

BACA JUGA:BPBD Cianjur Upayakan Percepatan Dana Bantuan RR Bagi Warga Terdampak Pergerakan Tanah

BACA JUGA:BPBD Cianjur Minta Masyarakat Waspadai Angin Kencang

Asep juga mengingatkan masyarakat agar mematuhi rambu-rambu peringatan di daerah rawan longsor dan tidak berhenti atau berlama-lama di titik rawan.

“Untuk para pengguna motor, kita sudah menyiapkan rambu-rambu yang dipasang di sekitaran ruas jalan. Tolong ikuti saja rambu-rambu itu ya, seperti jangan berhenti di sini,” ucapnya.

Sumber: