Banner Disway Award 2025

Atlet Paralympic Cianjur Terancam Gagal Ikuti Peparda Jabar 2026

Atlet Paralympic Cianjur Terancam Gagal Ikuti Peparda Jabar 2026

Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian menyatakan akan mengecek dan evaluasi dulu terkait anggarannya.(CIANJUR EKSPRES/Akmal Esa Nugraha)--

CIANJUR,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Sejumlah atlet Paralympic asal Kabupaten Cianjur terancam gagal mengikuti Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) Jawa Barat 2026. Hal tersebut disebabkan ketiadaan dana hibah dari Pemerintah Daerah yang menjadi sumber utama pembiayaan keikutsertaan ajang tersebut.

Ketua National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Cianjur, Asep Hermawan, membenarkan kondisi tersebut. Dia menyebut, pada tahun anggaran 2025 dan 2026, NPCI Cianjur dipastikan tidak menerima hibah dari Pemda.

“Betul, atlet kami terancam tidak bisa ikut Peparda Jabar 2026. Untuk tahun 2025 dan 2026 hibah ditiadakan. Bahkan ketika hibah ada pun, nilainya sangat kecil sehingga kami tidak berani mengirim atlet ke ajang sebesar Peparda,” ujar Asep, saat dikonfirmasi oleh Cianjur Ekspres, Minggu 18 Januari 2026.

Asep menjelaskan, awalnya NPCI Cianjur merencanakan mengirim sekitar 35 atlet untuk mengikuti Peparda Jabar 2026. Namun setelah mendapatkan kepastian dari dinas terkait bahwa NPCI tidak memperoleh hibah, pihaknya memutuskan untuk tidak berpartisipasi.

BACA JUGA:KONI Cianjur Bakal Beri Penghargaan Atlet yang Berlaga di SEA Games

BACA JUGA:Pemkab Cianjur Siapkan Penghargaan bagi Atlet SEA Games

“Awalnya kami siapkan sekitar 35 atlet. Tapi setelah mendapat informasi dari dinas bahwa NPCI tidak mendapatkan hibah, akhirnya saya putuskan tidak ikut Peparda. Padahal Peparda ini setara dengan Porprov, sangat disayangkan,” katanya.

Dia mengungkapkan, pengajuan hibah untuk tahun 2026 sebenarnya telah dilakukan sejak Maret 2025. Bahkan, pihaknya sempat mengajukan surat audiensi kepada Bupati Cianjur.

“Saya sempat mengajukan audiensi ke Bupati, tapi disposisinya dialihkan ke Disdikpora. Setelah saya konfirmasi, ternyata memang tidak ada hibah atau anggaran dinas untuk kegiatan NPCI maupun Peparda yang rencananya digelar November 2026,” kata Asep.

Asep menyebutkan, Peparda Jawa Barat 2026 dijadwalkan berlangsung sekitar November, dengan Kabupaten Indramayu sebagai tuan rumah sementara, meskipun masih berpotensi berubah.

BACA JUGA:Membanggakan, Atlet Pelajar Disabilitas Cianjur Borong Enam Medali Peparpeda Jabar 2025

BACA JUGA:Ratusan Atlet Tenis Meja Ramaikan Kapolsek Pacet Cup 2025

Terkait alternatif pendanaan, Asep mengakui hingga saat ini NPCI Cianjur belum memiliki sumber dana lain di luar hibah Pemda.

“Kami belum mendapatkan sumber pendanaan lain, baik dari CSR maupun pihak lain. Untuk event sebesar Peparda, seharusnya memang menjadi kewajiban pemerintah daerah dalam pembiayaan dan pemberian penghargaan olahraga. Dana dari luar, kalau pun ada, biasanya kami gunakan untuk kegiatan internal NPCI,” katanya.

Sumber: