Survey Indikator: Tingkat Kepuasan Kinerja KDM Sangat Tinggi, Capai 95,5 Persen
Survey Indikator: Tingkat Kepuasan Kinerja KDM Sangat Tinggi, Capai 95,5 Persen.(jabarprov.go.id)--
CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Kepuasan masyarakat Jawa Barat terhadap hasil kerja Dedi Mulyadi sebagai Gubernur Jawa Barat dalam kurun waktu hampir satu tahun terakhir tergolong sangat tinggi. Hal itu diketahui dari hasil survei lembaga survei Indikator yang dilakukan dalam kurun waktu 30 Januari 2026 hingga 8 Februari 2026.
Pendiri dan Peneliti Indikator Prof. Burhanudin Muhtadi menyebutkan kepuasan atas kinerja KDM, sapaan akrab Dedi Mulyadi, sebagai Gubernur Jawa Barat mencapai 95.5 persen atau sangat tinggi. Jika dibanding dengan temuan pada Mei tahun lalu, tingkat kepuasan masyarakat relatif stabil bahkan cenderung meningkat.
Adapun, jumlah sampel dalam survei tersebut mencapai 800 responden yang tersebar di desa-desa di 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat.
BACA JUGA:Masyarakat Nilai Kinerja Pemprov Jabar Bidang Infrastruktur Memuaskan
BACA JUGA:Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Kamis 19 Februari 2026
BACA JUGA:Libur Imlek 2026, Okupansi Hotel di Cianjur Capai 50 Persen
"Ini menandakan bahwa gebrakan-gebrakan di awal masa jabatan Dedi Mulyadi pascapelantikan tidak hanya mendapat antusias yang sangat tinggi dari warga Jawa Barat, tapi evaluasi atas pelaksanaannya juga mendapatkan apresiasi yang sangat tinggi selama hampir satu tahun masa jabatannya," ujarnya di El Hotel Bandung, Senin (16/2/2026).
Hanya sebagian kecil kelompok warga yang kepuasannya kurang dari 90 persen, itu pun tidak kurang dari 80 persen di tiap segmen demografi dan wilayah Jawa Barat.
Masyarakat yang menjadi sampel dalam survei ini puas dengan program kerja KDM, salah satunya penghapusan denda dan tunggakan pajak kendaraan di Jawa Barat. Program tersebut memberikan insentif bagi sekitar sepertiga warga Jawa Barat, sekaligus menambah jumlah wajib pajak baru sebanyak 1,4 juta.
Hal ini tidak terlepas dari kegiatan sosialisasi kepada masyarakat yang sangat masif, termasuk sosialisasi terkait peruntukan uang pajak kendaraan yang dikumpulkan sebagai bentuk transparansi kepada warga. Dengan demikian, kepercayaan dan dukungan publik sangat tinggi.
Begitu juga dengan program-program kerja lainnya yang dinilai memuaskan oleh masyarakat. Contohnya, larangan sekolah mengadakan study tour, jam malam bagi siswa sekolah, dan mengirim siswa bermasalah ke barak militer.
Program dalam bidang infrastruktur juga memuaskan bagi masyarakat Jawa Barat, seperti pembangunan dan perbaikan ratusan kilometer jalan, penyediaan penerangan jalan umum, dan pemasangan listrik gratis.
Termasuk program lingkungan, seperti normalisasi sungai dan penutupan tambang ilegal juga dianggap memuaskan oleh masyarakat.
Realokasi anggaran
Sumber:
