Banner Disway Award 2025

Kemenag Matangkan Pelaksanaan Pelatihan Program PKB Madrasah

Kemenag Matangkan Pelaksanaan Pelatihan Program PKB Madrasah

Kementerian Agama (Kemenag) matangkan Pelaksanaan Pelatihan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Madrasah. (Foto: Kemenag.go.id)--

JAKARTA,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Kementerian Agama (Kemenag) matangkan Pelaksanaan Pelatihan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Madrasah. Program ini didesain berbasis pada kebutuhan riil guru dan berorientasi dampak pada pembelajaran di ruangan kelas.

Direktur GTK Madrasah, Fesal Musaad, mengingatkan bahwa PKB bukan sekadar agenda rutin, melainkan instrumen strategis untuk memastikan guru madrasah adaptif terhadap dinamika pendidikan yang kian cepat.  

Menurutnya, PKB tidak akan efektif tanpa fondasi kolaborasi yang kuat. Sinergi antarunit, dukungan pemangku kepentingan, hingga komitmen para guru di lapangan menjadi faktor penentu keberhasilan.

“Kolaborasi adalah kunci. Tanpa kerja bersama dan komitmen yang saling menguatkan, PKB tidak akan menghasilkan perubahan yang signifikan,” kata Fesal dalam Koordinasi Pelaksanaan Pelatihan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Madrasah, di Jakarta, Rabu (4/3).

BACA JUGA:Kemenag Terus Upayakan Guru Madrasah Swasta Bisa Diangkat PPPK

BACA JUGA:Sekjen: Kemenag Serius Benahi Tata Kelola dan Sejahterakan Guru

Dia menekankan, kualitas pendidikan tidak berdiri sendiri. Ia terkait langsung dengan kesejahteraan, pemberdayaan, dan profesionalisme guru. Upaya peningkatan mutu pembelajaran, kata dia, harus berjalan seiring dengan perhatian terhadap pengembangan karier dan kompetensi pendidik.

Fesal juga menilai PKB sebagai langkah sistematis untuk memastikan guru madrasah terus bertumbuh, baik dalam penguasaan materi, metodologi pembelajaran, maupun pemanfaatan teknologi digital. 

"Tantangan pendidikan abad ke-21 menuntut guru tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga lincah beradaptasi dan inovatif dalam mengajar," ujarnya.

Pelaksanaan PKB dirancang lebih terarah dan berkelanjutan. Pendekatan yang digunakan tidak lagi bersifat seremonial, melainkan berbasis kebutuhan riil guru serta berorientasi pada dampak langsung di ruang kelas.

BACA JUGA:Kemenag Ajukan Anggaran Tambahan Pastikan Bayar Tunjangan Profesi Guru dan Dosen

BACA JUGA:BSU Sebagian Guru dan Tendik Madrasah Belum Cair, Ini Penjelasan Kemenag RI

Direktorat GTK Madrasah juga terus mengakselerasi sejumlah program strategis, mulai dari penguatan kesejahteraan guru, peningkatan kompetensi berbasis digital, hingga transformasi layanan GTK yang lebih responsif dan terintegrasi.(Kemenag.go.id)

 

Sumber: