Kanada dan Pemprov Jabar Bekerja Sama Tingkatkan Nutrisi Remaja Putri di Jabar

Kanada dan Pemprov Jabar Bekerja Sama Tingkatkan Nutrisi Remaja Putri di Jabar

Kanada dan Pemprov Jabar bekerja sama dalam mendukung pemenuhan nutrisi melalui pil penambah darah. (Foto: jabarprov.go.id)--

KOTA BANDUNG,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Duta Besar Kanada untuk Indonesia Jess Dutton bersama rombongan melakukan kunjungan kerja selama tiga hari di Kota Bandung.

Dutton sempat bertemu dengan Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan pada hari pertama. Ia lalu menikmati suasana Kota Bandung dalam acara makan malam dan menutup kunjungan pada hari terakhir dengan melihat program pemberian suplemen penambah darah bagi remaja putri di SMPN 43 Kota Bandung.

Program tersebut merupakan kerja sama antara Kanada dan Indonesia untuk mendukung pemenuhan nutrisi melalui pil penambah darah.

"Senang dapat bekerja sama dalam peningkatan gizi dan nutrisi remaja putri. Memastikan anak Indonesia tumbuh kembang dengan baik," ujarnya, Jumat (13/3/2026).

BACA JUGA:Dedi Mulyadi Sebut Jalur Puncak 2 Diproyeksikan Digunakan Tahun Depan

BACA JUGA:Wagub Tegaskan Jabar Berpotensi Jadi Pionir Pengembangan Ekonomi Syariah Indonesia dan Dunia

Menurutnya pemberian nutrisi dan gizi yang seimbang sangat penting pada usia anak remaja yang baru mengalami masa pubertas. Apalagi banyak temuan remaja putri mengalami masalah anemia.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat Emma Rahmawati, mengatakan, pemberian suplemen gizi remaja sudah berlangsung sejak 2006. Pemerintah Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan Nutrition International dalam pemetaan, pengawasan dan evaluasi program tersebut.

"Melihat hasil riset 2018, angka anemia remaja putri mencapai 41,93 persen. Dengan dukungan dari Nutrition International dalam penguatan program ini, pada 2023 itu (anemia) turun menjadi sekitar 36 persen," katanya.

Program pemberian suplemen penambah darah terus berlanjut setiap tahun hingga pada tahun ini melalui program Generasi Emas Bebas Anemia dan Zero New Stunting. 

BACA JUGA:KDM Diapresiasi Kapolri Karena Larang Siswa Naik Motor ke Sekolah

BACA JUGA:KDM akan Berikan Kompensasi Uang Saku kepada Sopir Angkot, Becak, Andong

Penguatan program pemenuhan nutrisi juga dilakukan dengan pemilihan duta kesehatan remaja berkarakter Pancawaluya di setiap sekolah di Jabar.

"SMPN 43 Kota Bandung menjadi salah satu proyek percontohan, minimal setiap sekolah ada dua kader terlatih," ujar Emma.(jabarprov.go.id)

Sumber: