Cegah Penyebaran Campak, Dinkes Cianjur Imbau Masyarakat Terapkan PHBS
Kepala Dinkes Kabupaten Cianjur, I Made Setiawan--
CIANJUR,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur sebut jumlah kasus campak di wilayahnya sempat menembus 100 orang, namun hingga kini jumlah tersebut terus mengalami penurunan.
Kepala Dinkes Kabupaten Cianjur, I Made Setiawan, mengatakan, pihaknya telah menerima surat edaran Kemenkes tentang kewaspadaan penyakit campak bagi tenaga medis dan petugas kesehatan.
"Namun, hingga sejauh ini kita belum menemukan kasus suspek campak terhadap tenaga media dan petugas kesehatan," katanya, Senin 30 Maret 2026.
Meski demikian, lanjut dia, kasus suspek campak di Kabupaten Cianjur pada awal Januari 2026 sempat tercatat sebanyak 100 orang. Namun pada akhir Maret 2026 jumlah suspek campak mengalami penurunan.
BACA JUGA:Dinkes Cianjur Imbau Waspada Cacar Air pada Anak
BACA JUGA:Status UHC Prioritas Terancam Dicabut, Dinkes Cianjur Lakukan Reaktivasi Kepesertaan
"Berdasarkan data yang tercatat dari tim survailance saat ini jumlahnya kasus suspek campak mencapai 18 orang. Jadi kalau suspek itu belum bisa dipastikan terpapar," ujarnya.
I Made mengatakan, sejauh ini dari 18 orang suspek campak tersebut tersebar hampir di seluruh wilayah Cianjur, namun rata-rata berada di Kecamatan Warungkondang dan Cilaku.
"Mereka saat ini tidak diisolasi, namun terus diberikan pemantauan oleh petugas Puskesmas terdekat untuk terus melakukan pendampingan dan pengawasan," katanya.
Menurutnya, kasus penyebaran campak di Kabupaten Cianjur dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti adanya warga yang masih menolak anaknya untuk dilakukan imunisasi campak.
BACA JUGA:Kemenkes Perkuat Deteksi Dini dan Cakupan Imunisasi Campak
BACA JUGA:Dinkes Cianjur Pastikan Korban Serangan Anjing di Campaka Stabil
"Tak hanya itu, pengaruh dari pola hidup bersih dan sehat juga bisa mempengaruhi penyebaran campak di Kabupaten Cianjur. Penyebaraanya bisa kita antisipasi dengan menjalankan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)," ucapnya.
I Made memastikan, upaya pencegahan terus dilakukan diantaranya dengan pemberian vaksin terhadap masyarakat.
Sumber: