Wamenag Dukung Perluasan Akses Beasiswa untuk PTS di Daerah

Wamenag Dukung Perluasan Akses Beasiswa untuk PTS di Daerah

Wamenag Romo Muhammad Syafi’i saat menerima audiensi Dekan FAI Universitas Medan Area. (Foto: Kemenag.go.id)--

JAKARTA,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi’i, menegaskan komitmen Kementerian Agama dalam mempercepat pengembangan institusi pendidikan tinggi keagamaan di berbagai daerah. Komitmen ini merupakan manifestasi dari transformasi pendidikan tinggi yang inklusif dan berkelanjutan.

Hal tersebut ditegaskan Wamenag saat menerima audiensi jajaran pimpinan Universitas Medan Area (UMA) di Kantor Kemenag Lapangan Banteng, Jakarta, Senin 20 April 2026.

Pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk menjajaki sinergi penguatan mutu pendidikan nasional, khususnya pada Fakultas Agama Islam (FAI) UMA.

Salah satu poin krusial yang dibahas adalah perluasan akses beasiswa bagi mahasiswa sebagai pilar utama peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing global.

BACA JUGA:Kemenag Siapkan Regulasi PAUD Qur’an Jadi Lembaga Pendidikan Formal

BACA JUGA:Tidak Perhatikan Pesantren, Kemenag: Sama Saja Abaikan Sejarah Pendidikan Bangsa

"Kementerian Agama hadir untuk memastikan bahwa semangat anak bangsa dalam menempuh pendidikan tinggi tidak terhambat oleh akses. Dukungan bagi Perguruan Tinggi Swasta (PTS), termasuk melalui skema beasiswa, adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam mencerdaskan kehidupan bangsa," ujar Wamenag.

Menurutnya, penguatan FAI di kampus umum merupakan bagian dari strategi Kemenag dalam mendiseminasi nilai-nilai keagamaan yang moderat di lingkungan akademis.

Dekan Fakultas Agama Islam UMA, Siti Hawa Lubis, mengapresiasi langkah responsif Kementerian Agama. Ia menilai kebijakan Kemenag saat ini sangat berorientasi pada pengembangan kompetensi dosen dan mahasiswa secara simultan.

"Kami hadir untuk menyelaraskan visi. Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat implementasi program-program strategis Kemenag di lapangan, sehingga kampus kami bisa menjadi laboratorium moderasi dan keunggulan akademik," katanya.

BACA JUGA:Kemenag Umumkan 97.122 Guru Lolos Sertifikasi

BACA JUGA:Kemenag Matangkan Pelaksanaan Pelatihan Program PKB Madrasah

Menurut Wamenag, pihaknya akan melakukan kajian mendalam agar implementasi program dapat berjalan tepat sasaran dan akuntabel. Ia menekankan pentingnya akselerasi program di tengah dinamika pembangunan nasional.

"Setiap rencana kerja sama akan kita kaji secara teknis dan substantif. Begitu formulasinya matang, kita akan langsung akselerasi agar manfaatnya segera dirasakan oleh civitas akademika di daerah," tambahnya.

Sumber: