Bapenda Cianjur Mulai Intensifkan Penagihan PBB-P2 2026
Ilustrasi- Petugas Bapenda Cianjur saat melakukan pencetakan SPPT untuk kemudian didistribusiikan kke seluruh wilayah di Kabupaten Cianjur. (Foto: Dok. CIANJUR EKSPRES)--
CIANJUR,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Pemerintah Kabupaten Cianjur melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mulai mengintensifkan penagihan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) setelah distribusi Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) hampir rampung ke seluruh wilayah.
Kepala Bidang Penagihan Pajak Daerah Bapenda Cianjur, Samudra Wira Purnama, menyebutkan bahwa sekitar 1,2 juta SPPT telah dicetak dan disalurkan ke 25 kecamatan di Kabupaten Cianjur.
Menurutnya, proses distribusi saat ini terus dipantau agar SPPT benar-benar sampai ke tangan wajib pajak, khususnya dari tingkat kecamatan hingga desa.
“Distribusi hampir selesai, dan kami terus memonitor pergerakannya agar bisa segera diterima masyarakat,” ujarnya kepada wartawan, Rabu 22 April 2026.
BACA JUGA:Bapenda Cianjur Tertibkan 175 Reklame di Sejumlah Titik Kecamatan
BACA JUGA:Bapenda Cianjur Cetak SPPT 8 Kecamatan di Wilayah Selatan
Dia menegaskan, setelah SPPT diterima, masyarakat diimbau untuk segera melakukan pembayaran pajak melalui berbagai saluran yang telah disediakan.
Pembayaran PBB-P2 dapat dilakukan dengan mudah melalui sejumlah kanal, seperti minimarket, layanan perbankan, maupun aplikasi pembayaran digital yang telah bekerja sama dengan pemerintah daerah.
Selain itu, untuk meningkatkan kepatuhan dan memudahkan akses masyarakat, Bapenda juga akan mengoperasikan layanan jemput bola melalui program Pelayanan Pajak Keliling (Pepeling).
Program tersebut menyasar warga yang memiliki keterbatasan akses atau belum sempat melakukan pembayaran secara mandiri.
BACA JUGA: Kejar Target, Bapenda Cianjur Mulai Cetak SPPT PBB Tahun 2026
BACA JUGA:Awal 2026, Bapenda Cianjur Tertibkan 125 Reklame di Lima Kecamatan
“Melalui Pepeling, kami hadir langsung ke masyarakat agar pembayaran pajak lebih mudah dijangkau,” kata Samudra.
Dengan langkah tersebut, Bapenda berharap tingkat kepatuhan wajib pajak meningkat serta target penerimaan daerah dari sektor PBB-P2 dapat tercapai secara optimal.
Sumber: