Pedagang Korban Kebakaran Pasar Ciranjang Segera Tempati Kios Baru
Ratusan pedagang Pasar Ciranjang akan kembali menempati kios permanen di Blok Merah Putih, setelah menunggu cukup lama sejak kebakaran Pasar Ciranjang pada 2020 lalu. (Foto: CIANJUR EKSPRES / Moch. Nursidin)--
CIANJUR,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Setelah menunggu cukup lama sejak kebakaran Pasar Ciranjang pada 2020 lalu, ratusan pedagang akhirnya akan kembali menempati kios permanen yang telah disiapkan pemerintah di Blok Merah Putih.
Sebanyak 298 kios disediakan untuk menampung para pedagang terdampak, sebagai bagian dari upaya penataan dan pemulihan aktivitas ekonomi di kawasan pasar.
Kepala UPTD Pasar Ciranjang, Iman Rohman, mengatakan, penempatan ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskumdagin) Kabupaten Cianjur.
“Ini untuk mengakomodasi pedagang yang selama ini belum memiliki tempat berjualan yang layak,” kata Iman kepada wartawan, Senin 27 April 2026.
BACA JUGA:Embung Pasar Ciranjang Dongkrak Pengunjung dan Ekonomi Warga
BACA JUGA:Pedagang Pasar Ciranjang Cianjur Akan Tempati Kios Baru Pasca Lebaran Idulfitri
Dia menjelaskan, jadwal operasional kios telah disepakati bersama dalam musyawarah antara UPTD, DPP K5, dan para pedagang yang digelar pada 10 Februari lalu.
Sesuai hasil kesepakatan, para pedagang akan mulai menempati dan membuka kios secara serentak pada 29 April mendatang.
Meski demikian, pihak pengelola menerapkan aturan tegas bagi para penerima kios. Pedagang diwajibkan segera membuka usahanya sesuai jadwal yang telah ditentukan.
“Kalau sampai batas waktu yang ditetapkan kios tidak ditempati, maka akan dialihkan kepada pedagang lain yang siap berjualan,” tegasnya.
BACA JUGA:Gelar Senam dan Pameran UMKM, PAD Retribusi Pasar Ciranjang Lampaui Target
BACA JUGA:Harga Cabai Rawit di Pasar Induk Cianjur Tembus Rp90 Ribu per Kilogram
Iman menyebutkan, sebagian besar penerima kios merupakan pedagang lama yang kehilangan tempat usaha akibat kebakaran. Namun, jumlah tersebut masih belum mencakup seluruh pedagang terdampak.
“Masih ada lebih dari seribu pedagang lagi yang akan diakomodasi. Penempatannya menunggu pembangunan kios tambahan di sekitar lokasi selesai,” katanya.
Sumber: