Gubernur Jabar Sebut AI Pengawas Proyek Pemerintah Sudah Berjalan

Gubernur Jabar Sebut AI Pengawas Proyek Pemerintah Sudah Berjalan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi usai menghadiri Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda di Kabupaten Cianjur, Rabu 6 Mei 2026 malam.(Foto: CIANJUR EKSPRES / Akmal Esa Nugraha)--

CIANJUR,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM (Kang Dedi Mulyadi) menanggapi munculnya platform Nemesis AI, sebuah dashboard berbasis kecerdasan buatan yang disebut mampu memantau anggaran dan proyek pemerintah.

Selain itu, platform Nemesis AI juga disebut mampu memuat informasi anggaran dan proyek di berbagai daerah serta dapat digunakan untuk mendeteksi potensi penyalahgunaan maupun kejanggalan dalam pelaksanaan proyek.

Diketahui, dashboard kecerdasan buatan bertujuan untuk memantau potensi pemborosan anggaran (APBD/APBN) dengan melabeli proyek mencurigakan sebagai ‘absurd’.

"Keterbukaan informasi publik dan pengawasan terhadap penggunaan anggaran merupakan hal yang penting, dan sudah diterapkan di lingkungan Pemprov Jawa Barat," ujar Dedi usai menghadiri Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda di Kabupaten Cianjur, Rabu 6 Mei 2026 malam.

BACA JUGA:Spanduk Bertuliskan

BACA JUGA:Investasi di Cianjur Capai Rp600 Miliar pada Triwulan Pertama

Dia mengatakan, prinsip keterbukaan dan pengawasan publik terhadap anggaran pemerintah pada dasarnya sudah dijalankan di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Saya kan sekarang sudah menjalankan itu. Jadi nggak ada problem,” katanya. 

Saat ditanya terkait dukungannya terhadap sistem keterbukaan informasi publik berbasis digital tersebut, Dedi menegaskan dirinya sepakat dengan konsep transparansi anggaran dan pengawasan proyek pemerintah.

“Iya, sepakat. Kita sudah menjalankan itu setiap hari,” tukasnya.(Cr1)

Sumber: