Bupati Cianjur Pimpin Aksi Bersih Sampah di Kawasan Puncak

Bupati Cianjur Pimpin Aksi Bersih Sampah di Kawasan Puncak

Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian turun langsung memimpin kegiatan Jumat Bersih (Jumsih) di kawasan wisata Puncak, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Jumat 8 Mei 2026. (Foto: CIANJUR EKSPRES / Dede Sandi Mulyadi)--

CIANJUR,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID – Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian turun langsung memimpin kegiatan Jumat Bersih (Jumsih) di kawasan wisata Puncak, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Jumat 8 Mei 2026. Aksi tersebut dilakukan menyusul banyaknya tumpukan sampah di sejumlah titik wisata yang dikhawatirkan merusak lingkungan dan citra kawasan wisata Puncak.

Wahyu mengatakan, persoalan sampah di kawasan wisata Puncak masih menjadi pekerjaan rumah serius bagi pemerintah daerah. Kondisi itu diketahui setelah dirinya melintasi kawasan tersebut dan menemukan banyak sampah berserakan di pinggir jalan hingga area wisata.

“Di kawasan ini cukup banyak sampah berserakan. Selain merusak pemandangan, kondisi ini juga membuat lingkungan menjadi tidak sehat,” ujar Wahyu kepada Cianjur Ekspres

Menurutnya, kawasan Puncak merupakan salah satu destinasi wisata favorit yang setiap akhir pekan ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah. Karena itu, kebersihan lingkungan harus menjadi perhatian bersama agar kenyamanan wisatawan tetap terjaga.

BACA JUGA:DLH Cianjur Catat Volume Sampah ke TPA Mekarsari Turun 20 Persen

BACA JUGA:DLH Cianjur Angkut 1.725 Ton Sampah Selama Momen Libur Lebaran

Dia menegaskan, menjaga kebersihan kawasan wisata bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat dan pengunjung wisata.

“Kawasan ini sering dikunjungi wisatawan. Karena itu, menjaga kebersihan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga masyarakat dan pengunjung wisata,” katanya.

Pemkab Cianjur, lanjut dia, berencana menambah kapasitas pengelolaan sampah, termasuk armada pengangkut dan sistem pengolahan limbah untuk mengurangi penumpukan sampah di kawasan wisata maupun permukiman.

Selain persoalan sampah di tempat wisata, Wahyu juga menyinggung masih adanya kebiasaan masyarakat membuang sampah ke sungai. Menurutnya, perilaku tersebut berpotensi memicu persoalan lingkungan seperti banjir dan pencemaran air.

BACA JUGA:Pemprov Jabar Terus Perkuat Upaya Pengelolaan Sampah Sekaligus Dorong Pariwisata Berkelanjutan

BACA JUGA:Petugas Gabungan Gotong Royong Bersihkan Sampah di Tebing Sungai Cikundul Sukanagih Cianjur

“Kita harus memiliki kesadaran bahwa membuang sampah ke sungai bukan solusi. Dampaknya akan kembali kepada masyarakat sendiri,” tegasnya.

Sementara itu, Camat Cipanas, Dindin Amaludin mengatakan, pihaknya melibatkan sekitar 100 orang dalam kegiatan Jumsih tersebut. Mereka terdiri atas unsur kecamatan, perangkat desa, komunitas lingkungan, hingga warga sekitar.

Sumber: