DPKHP Cianjur Turunkan Puluhan Petugas untuk Cek Daging Kurban
Dinas Peternakan Kesehatan Hewan dan Perikanan (DPKHP) Kabupaten Cianjur bakal turunkan puluhan petugas untuk memeriksa daging kurban saat Hari Raya Iduladha 2026.(Foto: Dok. DPKHP Cianjur)--
CIANJUR,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Dinas Peternakan Kesehatan Hewan dan Perikanan (DPKHP) Kabupaten Cianjur bakal turunkan puluhan petugas untuk memeriksa daging kurban saat Hari Raya Iduladha 2026.
Medik Veteriner Ahli Pertama DPKHP Cianjur, Muhammad Abdul Rahman, mengatakan, menjelang perayaan Hari Raya Iduladha 2026 petugas telah diturunkan ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan terhadap hewan kurban di peternakan dan pedagang.
"Pemeriksaan hewan kurban telah dilakukan sejak awal Mei. Hasil laporan di lapangan saat ini tidak ada penyakit yang harus diwaspadai," katanya, Kami 21 Mei 2026.
Selain itu, lanjut dia, pihaknya juga akan menurunkan sebanyak 34 petugas di lapangan untuk memeriksa daging hewan kurban setelah disembelih. Hal tersebut untuk memastikan daging kurban aman untuk dikonsumsi masyarakat.
BACA JUGA:Harga Cabai di Pasar Muka Cianjur Naik Menjelang Iduladha
BACA JUGA:Jelang Iduladha, DTPHP Cianjur Gelar Gerakan Pangan Murah
"Dari 34 petugas tersebut berada di tiga wilayah yaitu di Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Cianjur Utara, Cianjur Tengah, dan Cianjur Selatan," tuturnya.
Menurutnya, setiap petugas akan mendatangi beberapa lokasi penyembelihan hewan kurban selama tiga hari mulai dari Rabu 27 Mei 2026 hingga Sabtu 29 Mei 2026.
"Nantinya petugas akan melakukan pemeriksaan post mortem, memeriksa tubuh dan organ setelah kematian guna mengetahui penyebab pasti kematian, dan mengidentifikasi penyakit," kata Abdul Rahman.
Dia juga mengatakan bahwa hingga sejauh ini tidak ada Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan penyakit lainnya yang ditemukan di Kabupaten Cianjur.
BACA JUGA:Bupati Cianjur Berangkatkan Tim Pemeriksa Hewan Kurban Jelang Iduladha
BACA JUGA:DPKHP Klaim Hewan Kurban di Cianjur Aman untuk Dikonsumsi
"Tidak ada penyakit hewan yang perlu diwaspadai. Sejauh ini keluhan dari para pedagang hanya demam, flu dan kelelahaan saja, karena telah melakukan perjalanan," katanya.
Abdul Rahman mengimbau para peternak atau pedagang untuk lebih memperhatikan pakan yang akan dikonsumsi hewan kurban dan menambahkan gizi serta vitamin tambahan.(Cr2)
Sumber: