Kemendikdasmen Gandeng Polri hingga KPK Kawal SPMB Ramah 2026

Kemendikdasmen Gandeng Polri hingga KPK Kawal SPMB Ramah 2026

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyelenggarakan “Penandatanganan Komitmen Bersama SPMB Ramah Tahun Ajaran 2026/2027” di Plaza Insan Berprestasi, Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta, Kamis 21 Mei 2026. (Foto: Kemendikdasmen.go.id)--

JAKARTA,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyelenggarakan “Penandatanganan Komitmen Bersama SPMB Ramah Tahun Ajaran 2026/2027” di Plaza Insan Berprestasi, Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta, Kamis 21 Mei 2026.

Kegiatan ini menjadi momentum nasional untuk memperkuat tata kelola Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) agar berjalan lebih transparan, objektif, akuntabel, berkeadilan, inklusif, dan tanpa diskriminasi.

Melalui SPMB Ramah, pemerintah ingin memastikan setiap anak Indonesia memperoleh kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan bermutu, termasuk anak dari keluarga kurang mampu, penyandang disabilitas, anak terdampak bencana, serta kelompok rentan lainnya.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan bahwa SPMB harus menjadi pintu masuk pendidikan yang adil, aman, dan berpihak pada kepentingan terbaik anak.

BACA JUGA:Talkshow Speak Up UNPI Cianjur Soroti Pelecehan Seksual di Kampus

BACA JUGA:SMAN 1 Cianjur Jadi Sekolah Maung, Seleksi Masuk Utamakan Prestasi

SPMB bukan sekadar rutinitas administratif tahunan, melainkan instrumen pelayanan publik yang krusial dalam menjamin akses pendidikan bermutu bagi seluruh anak Indonesia.

Oleh karena itu, pelaksanaannya harus transparan, objektif, akuntabel, berkeadilan, inklusif, dan tanpa diskriminasi. 

SPMB Ramah dirancang untuk memastikan bahwa hambatan ekonomi, kondisi disabilitas, domisili, maupun latar belakang sosial tidak menjadi penghalang bagi anak untuk memperoleh hak dasar pendidikan. 

Dengan demikian, keberhasilan SPMB bukan hanya tentang proses penerimaan murid baru, tetapi tentang upaya negara memastikan masa depan anak-anak Indonesia yang dimulai dari akses pendidikan. 

BACA JUGA:Kemendikdasmen Ungkap Tingkat Keberhasilan PKK dan PKW Capai 92 Persen

BACA JUGA:Kemendikdasmen Ungkap Tingkat Keberhasilan PKK dan PKW Capai 92 Persen

Mendikdasmen menambahkan, bahwa penyelenggaraan acara ini ditujukan guna memastikan SPMB Ramah Tahun Ajaran 2026/2027 berjalan sebaik mungkin. “Mari kita laksanakan (SPMB Ramah) bersama-sama,” katanya.

Penandatanganan Komitmen Bersama SPMB Ramah melibatkan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, aparat pengawas, aparat penegak hukum, lembaga pengawas pelayanan publik, lembaga perlindungan anak dan disabilitas, organisasi masyarakat, serta pemangku kepentingan pendidikan. 

Sumber: