Wamensos Ajak Pemuda dan Mahasiswa Dukung Program Pemberdayaan
Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menerima audiensi lima organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan di kantor Kementerian Sosial, Jakarta pada Senin 25 Mei 2026.(Foto: Kemensos.go.id)--
JAKARTA,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menerima audiensi lima organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan di kantor Kementerian Sosial, Jakarta pada Senin 25 Mei 2026.
Audiensi diikuti perwakilan dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII), Pengurus Pusat Pemuda Persatuan Ummat Islam (PP Pemuda PUI), dan Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswi Persatuan Islam (PP HIMI Persis).
Dalam kesempatan ini Agus Jabo menyampaikan bahwa para aktivis perlu memahami akar persoalan sosial. Lantaran kerja-kerja sosial tidak cukup hanya berbentuk kegiatan teknis, tetapi harus punya arah besar.
“Saya ingin mengajak kalian menjadi pemimpin-pemimpin besar, bukan sekadar pekerja sosial,” katanya.
BACA JUGA:Pembangunan 93 Sekolah Rakyat Permanen Ditarget Tuntas Bulan Juni
BACA JUGA:Tata Cara Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 2 melalui SIAPkerja dan Skillhub Kemnaker
Audiensi membahas rancangan usulan kerja sama antara organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan dengan Kementerian Sosial. Di antaranya tentang program bina desa, pendidikan karakter, literasi kesejahteraan sosial nasional, pemberdayaan ekonomi, pendampingan psikososial, relawan sosial, serta agenda organisasi kepemudaan.
Ketua Umum PB Pelajar Islam Indonesia (PII) Amsal Alfian, misalnya, menyampaikan perhatian terhadap krisis anak putus sekolah dan rencana kerja sama melalui program Sekolah Rakyat.
Ia juga menyampaikan bahwa PII memiliki jaringan kader di daerah yang dapat ikut membantu pendataan dan pendidikan karakter siswa Sekolah Rakyat.
“Kaderisasi PII bisa masuk ke sekolah rakyat untuk fokus dalam pendidikan karakter. Yang kedua, kita bisa merekomendasikan pelajar-pelajar yang putus sekolah agar bisa masuk ke sekolah-sekolah terdekat,” kata Amsal.
BACA JUGA:Pemrov Jawa Barat akan Tanggung Iuran BPJS Kesehatan Segmen PBI yang Dicoret Kemensos
BACA JUGA:Dinsos Cianjur: Lokasi Sekolah Rakyat Direncanakan di Kecamatan Cilaku
Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP GMNI Amir Mahfud menyampaikan gagasan tentang Gerakan Nasional Literasi Kesejahteraan Sosial dan program 1000 desa binaan di daerah 3T. Adapun perwakilan UMJ Sadam Sabili menyampaikan rencana kegiatan bina desa oleh BEM UMJ.
Lebih lanjut, Ketua Umum PP Pemuda PUI U. Palahuddin Assopari memaparkan program relawan sosial, pemberdayaan UMKM, pesantren peduli, dan ketahanan pangan berbasis pesantren.
Sumber: