PMI Cianjur Krisis Stok Darah, Hanya Tersisa 26 Labu
Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cianjur melaporkan persediaan stok darah di Kabupaten Cianjur berada pada kondisi minim. (Foto: AI)--
CIANJURCIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Persediaan stok darah di PMI Kabupaten Cianjur saat ini berada pada kondisi minim. Untuk memenuhi kebutuhan darah bagi pasien, PMI terus menggalakkan kegiatan donor darah massal di berbagai kalangan, mulai dari kelompok pendonor, instansi pemerintah, hingga BUMN dan BUMD.
Ketua PMI Kabupaten Cianjur, Ahmad Fikri, mengatakan, pihaknya menargetkan mampu mengumpulkan sekitar 100 labu darah setiap hari dari berbagai golongan darah. Namun, target tersebut belum dapat terpenuhi karena jumlah pendonor yang berhasil menyumbangkan darah masih terbatas.
"Yang pastinya kita sedang menggalakkan kegiatan donor darah massal ke kelompok pendonor, ke beberapa kecamatan termasuk kedinasan, termasuk BUMN, BUMD, untuk memenuhi target setiap bulannya," ujarnya kepada Cianjur Ekspres, Rabu 1 Juli 2026.
Menurutnya, saat pelaksanaan donor darah massal tidak semua peserta dapat mendonorkan darahnya karena harus memenuhi persyaratan kesehatan. Kondisi tersebut membuat jumlah darah yang berhasil dikumpulkan masih jauh dari kebutuhan harian.
BACA JUGA:Stok Darah Menipis, PMI Cianjur Kesulitan Penuhi Kebutuhan Pasien Talasemia
BACA JUGA:PMI Cianjur Salurkan Bantuan Bagi Korban Banjir Batulawang Cipanas
"Untuk per hari kita seharusnya di posisi 100 labu darah berbagai golongan. Cuma saat ini memang sedikit terkendala, salah satunya ketika kita melakukan donor darah massal tidak terlalu banyak darah yang bisa diambil," katanya.
Saat ini, lanjut Ahmad Fikri, stok darah yang tersedia di PMI Kabupaten Cianjur hanya tersisa sekitar 26 labu untuk berbagai golongan darah. Meski pada hari yang sama digelar kegiatan donor darah massal, darah yang terkumpul belum bisa langsung digunakan karena harus melalui proses pemeriksaan dan pengolahan terlebih dahulu.
"Untuk per hari ini ketersediaan stok darah di kita sangat minim, hanya ada 26 labu untuk berbagai golongan. Walaupun hari ini juga ada kegiatan donor darah massal, itu harus diproses dulu, jadi baru dua atau tiga hari ke depan stok kita agak aman," katanya.
Karena itu, PMI mengajak masyarakat untuk lebih peduli dengan rutin mendonorkan darah setiap tiga bulan sekali. Selain membantu menjaga ketersediaan stok darah, donor darah juga dapat menyelamatkan nyawa orang lain yang membutuhkan.
BACA JUGA:PMI Cianjur Dirikan 5 Posko Kemanusiaan Selama Mudik Lebaran 2026
BACA JUGA:PMI Cianjur Buka Gerai Unit Pengelola Darah di RSUD Pagelaran
"Kami mengimbau masyarakat, ayo bersama-sama melakukan donor darah. Mungkin dilakukan secara sederhana, tetapi hasilnya nyata karena bisa menyelamatkan nyawa sesama," ungkapnya.
Sumber: