PMI Asal Cianjur yang Bekerja di Libya Akhirnya Bisa Dipulangkan
Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Kabupaten Cianjur, Hero Laksono. (Foto: Cianjur Ekspres/Akmal Esa Nugraha)--
CIANJUR,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Setelah melalui proses yang cukup panjang. Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Cianjur, Ai Juariah (48), akhirnya dipastikan dapat kembali ke Indonesia. Ai dijadwalkan tiba di Tanah Air pada Minggu, 12 Juli 2026.
Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Kabupaten Cianjur, Hero Laksono, mengatakan, kepastian kepulangan Ai diperoleh dari pemerintah pusat setelah proses koordinasi dengan berbagai pihak selesai dilakukan.
“Kami sudah menerima informasi bahwa Ai Juariah dipastikan bisa dipulangkan ke Indonesia,” katanya, Sabtu 11 Juli 2026.
Menurutnya, kepulangan Ai merupakan hasil koordinasi antara pemerintah Indonesia dengan berbagai instansi terkait, termasuk Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Libya. Berbagai kendala yang sebelumnya menghambat proses pemulangan akhirnya dapat diselesaikan.
BACA JUGA:TKW Asal Cianjur Diduga Jadi Korban TPPO di Libya, Minta Dipulangkan Lewat Video Viral
BACA JUGA:Pemkab Cianjur Perkuat Pengawasan untuk Cegah Keberangkatan PMI Nonprosedural
“Setelah negosiasi yang cukup panjang, akhirnya pihak agensi mengizinkan Ai pulang. Denda yang sebelumnya menjadi kendala tidak lagi diberlakukan dan tiket kepulangannya juga telah disiapkan. Ini berkat kerja sama berbagai pihak, terutama KBRI di Libya,” kata Hero Laksono.
Dia menjelaskan, Ai diperkirakan tiba di tanah air pada Minggu petang atau paling lambat malam hari. Selanjutnya, Ai akan beristirahat terlebih dahulu di Jakarta sebelum dipulangkan ke Cianjur pada keesokan harinya.
“Sebelum kembali ke rumah, Ai rencananya akan dibawa ke Mapolres Cianjur untuk dimintai keterangan terkait dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang membuatnya diberangkatkan secara nonprosedural hingga bekerja di Libya,” tuturnya.
Diberitakan sebelumnya, upaya pemulangan Ai Juariah (48), Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Cianjur yang videonya viral saat meminta pertolongan kepada Presiden RI, Prabowo Subianto dan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, masih menghadapi kendala. Prosesnya terhambat akibat konflik politik yang masih berlangsung di Libya.
BACA JUGA:Konflik di Libya Hambat Pemulangan PMI Asal Cianjur Korban Dugaan TPPO
BACA JUGA:Disnakertrans Cianjur: Mayoritas PMI Bermasalah Berangkat Secara Ilegal
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Cianjur, Deny Widya Lesmana, mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat serta instansi terkait untuk mempercepat pemulangan Ai ke Indonesia.
Menurutnya, berdasarkan surat yang diterima dari Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), terdapat hambatan administratif karena lokasi tempat Ai bekerja berada di wilayah Libya Timur.
Sumber: