Korban di Libya, Ai Juariah Diusulkan Jadi Duta Pencegahan PMI Ilegal
Ai Juariah (Tengah) PMI asal Kabupaten Cianjur diusulkan jadi Duta Pencegahan PMI Ilegal. (Foto: Cianjur Ekspres/Akmal Esa Nugraha)--
CIANJUR,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Kepulangan Ai Juariah (48), pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Cianjur yang menjadi korban pemberangkatan nonprosedural ke Libya, menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Cianjur dan aparat kepolisian untuk memperkuat upaya pencegahan pengiriman PMI ilegal.
Kapolres Cianjur AKBP Akhmad Alexander Yurikho Hadi mengusulkan agar Ai Juariah dilibatkan sebagai duta edukasi untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai risiko bekerja ke luar negeri melalui jalur nonprosedural.
Menurutnya, pengalaman yang dialami Ai dapat menjadi pembelajaran bagi masyarakat yang tergiur iming-iming gaji besar tanpa mengetahui risiko yang harus dihadapi.
“Tadi kami mengusulkan Bu Ai dijadikan duta untuk menceritakan kepada masyarakat bahwa kenyataan bekerja di luar negeri tidak seindah yang dibayangkan. Memang gajinya mungkin terlihat lebih besar dibandingkan di Indonesia, tetapi risiko pekerjaan, perbedaan budaya, hingga berbagai risiko lainnya tidak sebanding,” katanya, pada Senin (13/7).
BACA JUGA:Viral Minta Tolong, PMI Asal Cianjur Akhirnya Pulang dari Libya
BACA JUGA:PMI Asal Cianjur yang Bekerja di Libya Akhirnya Bisa Dipulangkan
Kapolres mengatakan, berdasarkan cerita Ai, korban harus bekerja selama berjam-jam tanpa waktu istirahat yang cukup. Bahkan saat mengalami kecelakaan kerja, majikannya tidak menunjukkan kepedulian ataupun memberikan penanganan yang layak.
Oleh karenanya, pihaknya bersama Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), BP3MI, dan Pemerintah Kabupaten Cianjur akan memperluas edukasi hingga ke tingkat desa sebagai langkah pencegahan.
“Insya Allah desa-desa akan kita sentuh agar masyarakat memahami risiko bekerja ke luar negeri secara nonprosedural,” kata Kapolres.
Pada saat yang sama, Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian bersyukur Ai Juariah akhirnya dapat kembali ke tanah air dengan selamat setelah melalui proses pemulangan yang melibatkan berbagai pihak.
BACA JUGA:Pemkab Cianjur Perkuat Pengawasan untuk Cegah Keberangkatan PMI Nonprosedural
BACA JUGA:Konflik di Libya Hambat Pemulangan PMI Asal Cianjur Korban Dugaan TPPO
“Alhamdulillah dengan kerja sama seluruh pihak, Bu Ai akhirnya bisa kembali dengan sehat dan selamat ke Kabupaten Cianjur,” katanya.
Dia menegaskan Pemerintah Kabupaten Cianjur tidak ingin ada lagi warga yang mengalami nasib serupa akibat berangkat bekerja ke luar negeri melalui jalur ilegal.
Sumber: