Truk Kontainer Tabrak Pohon di Cianjur, Lalu Lintas Macet 1,5 Jam

Truk Kontainer Tabrak Pohon di Cianjur, Lalu Lintas Macet 1,5 Jam

Sebuah truk kontainer menabrak pohon besar hingga tumbang di Jalan Raya Bandung, Kamis 23 Juli 2026. (Foto : Cianjur Ekspres/Moch. Nursidin)--

CIANJUR,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Arus lalu lintas di Jalan Raya Bandung, Kabupaten Cianjur, sempat mengalami kemacetan panjang selama sekitar satu setengah jam setelah sebuah truk kontainer menabrak pohon besar hingga tumbang dan menutup hampir seluruh badan jalan, Kamis 23 Juli 2026, pagi. 

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kecelakaan tunggal tersebut. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 06.05 WIB, di dekat kawasan Alam Sunda. Pohon berukuran besar yang roboh akibat benturan membuat kendaraan dari dua arah tidak dapat melintas secara normal, hingga petugas gabungan melakukan proses evakuasi.

Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Aang Andi Suhandi, mengatakan, berdasarkan keterangan sementara pengemudi, kejadian bermula ketika sebuah ranting tersangkut pada bagian kendaraan. Kondisi itu membuat sopir panik dan membanting kemudi ke arah kiri.

"Informasi awal dari pengemudi, ada ranting yang tersangkut sehingga pengemudi kaget dan mengambil arah ke kiri. Namun di sisi kiri terdapat pohon sehingga kendaraan menabraknya hingga pohon besar tersebut tumbang dan menutup hampir seluruh badan jalan," ujar Aang kepada wartawan.

BACA JUGA:Polisi Kejar Sopir Mobil Usai Tabrakan Maut di Sukaluyu Cianjur

BACA JUGA:Satlantas Polres Cianjur Amankan Pelaku Tabrak Lari di Jalan Raya Bandung

Menurut Aang, proses penanganan berlangsung cukup lama karena ukuran pohon yang besar. Petugas gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi pohon sekitar pukul 07.30 WIB sehingga akses jalan kembali dapat dilalui kendaraan.

Dalam penanganan kejadian tersebut, Satlantas Polres Cianjur dibantu personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar), Dinas Perhubungan (Dishub), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Selama proses evakuasi, polisi menerapkan rekayasa lalu lintas untuk mengurangi kepadatan kendaraan. Arus dari arah Cianjur menuju Bandung dialihkan melalui Simpang Lampu Merah Pramuka menuju Sindanglaka. Sementara kendaraan dari arah Bandung menuju Cianjur diarahkan melalui jalur Pertigaan Tugu Kuda Kosong.

"Arus lalu lintas sempat tersendat sekitar satu setengah jam. Setelah proses evakuasi selesai dan rekayasa lalu lintas dilakukan, kondisi jalan kembali lancar," katanya.

BACA JUGA:Satlantas Polres Cianjur Dalami Dugaan Tabrak Lari yang Menewaskan Seorang Advokat

BACA JUGA:Seorang Advokat Diduga jadi Korban Tabrak Lari di Jalan Raya Bandung Cianjur

Aang memastikan, kecelakaan tersebut hanya mengakibatkan kerusakan material tanpa menimbulkan korban. Dia mengimbau para pengemudi, terutama pengemudi kendaraan besar, agar selalu berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi hambatan di sepanjang jalur yang dilalui. 

Sumber: