Kekeringan Landa Cianjur Selatan, Ratusan KK Terdampak
BPBD Kabupaten Cianjur saat mendistribusikan air bersih di Kecamatan Agrabinta dan Leles yang terdampak kekeringan. (Foto: Dok. BPBD Cianjur)--
CIANJUR,CIANJUREKSPRES.DIWSAY.ID - Ratusan kepala keluarga (KK) di dua kecamatan di wilayah selatan Kabupaten Cianjur terdampak kekeringan hingga kesulitan memperoleh air bersih akibat musim kemarau.
Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Samudra Purna Wira mengatakan, dua kecamatan yang terdampak musim kemarau dan kesulitan mendapatkan air bersih yaitu Kecamatan Agrabinta dan Leles.
"Untuk di Kecamatan Agrabinta dilaporkan di Kampung Sukaluyu dan Pasir Kalapa, Desa Wanasari, sebanyak 100 kepala keluarga yang kekurangan air bersih," katanya, Minggu 2 Agustus 2026.
Sedangkan di Kecamatan Leles, lanjut dia, di Desa Mandalawangi dilaporkan ada tiga kampung, yaitu Batu Kasur, Ciharkat, dan Gelarmukti yang mengalami kekeringan serta kesulitan mendapatkan air bersih.
BACA JUGA:Kemarau Kian Meluas, Cianjur Tetapkan Status Siaga Darurat Kekeringan
BACA JUGA:14 Kecamatan Dilanda Kekeringan, Lima Mobil Tangki Disiagakan Salurkan Air Bersih
"Di Kampung Gelar Mukti RT 02/RW 01 tercatat ada sekitar 45 kepala keluarga yang terdampak. Selain warga, seratusan santri di Pondok Pesantren As Saadah, Hinatul Aliyah dan Mifthaul Huda di Desa Gelarmukti juga kesulitan air bersih," tambah Samudra.
Dia menyebutkan, pihaknya telah mengirimkan air bersih ke beberapa titik di Kecamatan Agrabinta dan Leles yang terdampak musim kemarau tersebut pada Kamis 30 Juli serta Jumat 31 Juli 2026 lalu.
"Pendistribusian air bersih di Kecamatan Agrabinta, kita mengambil sumber air dari PDAM Sindangbarang yang berjarak hampir 36 kilometer. Sedangkan air yang kita distribusikan ke Kecamatan Leles diambil dari sumber air yang tak jauh dari warga, namun jalurnya cukup curam dan sulit ditempuh," ujarnya.
Samudra menambahkan, kegiatan penyaluran air bersih di Kecamatan Agrabinta dan Leles berlangsung aman serta tertib. Air yang disalurkan tersebut langsung digunakan warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
BACA JUGA:BPBD Cianjur Koordinasikan Antisipasi Kekeringan Bersama Pemerintah Kecamatan
BACA JUGA:40 Hari Tanpa Hujan, Ratusan KK di Cianjur Krisis Air Bersih
"Hingga kini, kondisi di lokasi masih memerlukan pemantauan, dan distribusi lanjutan akan dilakukan apabila kebutuhan air bersih masih tinggi," tukasnya. (Cr2)
Sumber: