Oknum Tebar Spanduk Diduga Dukungan Geothermal, Warga Pasircina Cianjur Geram
Tangkapan layar-Warga membakar spanduk yang bertulisan ‘Warga Pasircina mendukung proyek Geothermal’ pada Jumat, 14 Agustus 2026. (Sumber: Video beredar)--
CIANJUR,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Warga Kampung Pasircina, Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, dibuat geram dengan beredarnya puluhan spanduk yang berisi klaim dukungan masyarakat terhadap rencana geothermal di wilayah tersebut.
Spanduk-spanduk tersebut dipasang pada Jumat (14/8/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Mengetahui adanya pemasangan spanduk di sejumlah titik, warga kemudian melakukan pengecekan dan mendapati sebuah mobil boks yang diduga digunakan untuk memasang spanduk tersebut.
Warga Kampung Pasircina, Aryo, mengatakan, warga awalnya mengetahui adanya pemasangan spanduk ketika melihat sejumlah banner terpasang di wilayah Pasircina. Kemudian warga melakukan pengecekan hingga akhirnya menemukan mobil yang diduga digunakan untuk memasang spanduk tersebut.
“Awalnya warga tahu pas naik, ada banner itu. Pas di-crosscheck ke atas, ternyata ada oknum di dalam mobil yang sedang memasang. Di spanduk itu tertulis ‘Warga Pasircina mendukung proyek Geothermal’. Itu bohong, hoax, dari awal juga kami menolak,” kata Aryo pada Senin 17 Agustus 2026.
BACA JUGA:KDM Bakal Kaji Geothermal Gunung Gede Pangrango Libatkan Akademisi
BACA JUGA:Lokasi Pengeboran Geothermal di Cianjur Berjarak 700 Meter dari Permukiman Warga
Menurutnya, mobil tersebut berisi dua orang. Saat hendak meninggalkan lokasi, kendaraan tersebut sempat dicegat warga. Namun, kedua orang di dalam kendaraan kemudian meninggalkan lokasi sehingga warga tidak sempat meminta keterangan lebih lanjut.
“Di dalam mobil itu ada dua orang. Kita sudah mencegat mobil itu, tapi langsung kabur. Jadi tidak sempat ada diskusi ke sana,” katanya.
Aryo menyebut sekitar 20 spanduk yang dipasang di sejumlah titik di wilayah Pasircina. “Kurang lebih 20 spanduk. Dipasangnya di jajaran Pasircina, semua ke RW-an di Pasircina,” ucapnya.
Dia menuturkan, warga kemudian mencopot spanduk-spanduk tersebut. Sebagian diamankan, sementara beberapa lainnya dibakar oleh warga.
BACA JUGA:Pemkab Cianjur Tegaskan Komitmen Jaga Lingkungan di Tengah Kontroversi Proyek Geothermal
BACA JUGA:Ribuan Warga Meriahkan HUT ke-81 RI di Istana Cipanas
“Yang dipasang warga copot. Beberapa ada yang diamankan, beberapa ada yang dibakar,” katanya.
Dia menyayangkan adanya pemasangan spanduk tersebut. Menurutnya, tindakan itu justru semakin memicu kemarahan warga yang selama ini menolak adanya aktivitas perusahaan di wilayah mereka.
Sumber: