Kecelakaan di Jalur Puncak Cianjur Diduga Akibat Rem Bermasalah
Satlantas Polres Cianjur ungkap kecelakaan di Jalan Raya Puncak - Ciloto yang menewaskan empat orang diduga akibat adanya permasalahan fungsi rem.(Foto : Dok. Cianjur Ekspres)--
CIANJUR,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Satlantas Polres Cianjur mengungkap kecelakaan maut di Jalan Raya Puncak-Ciloto yang menewaskan empat orang dan menyebabkan sejumlah korban lainnya terluka. Kecelakaan tersebut diduga dipicu permasalahan pada fungsi rem kendaraan.
Kecelakaan yang melibatkan sejumlah kendaraan itu terjadi di Jalan Raya Puncak, tepatnya di Kampung Bojong, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, pada Jumat 21 Agustus 2026.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Cianjur, Ipda Ahmad Prio Gunawan mengatakan, pemeriksaan terhadap kendaraan dilakukan bersama tim Traffic Accident Analysis (TAA) Polda Jawa Barat. Dari pemeriksaan sementara, ditemukan sejumlah kondisi pada kendaraan yang diduga berkaitan dengan fungsi pengereman.
“Untuk sampai hari ini belum ada jawaban resmi secara tertulis. Saya sudah meminta dan sudah bersurat juga karena memang perlu pendalaman,” ujarnya Rabu 26 Agustus 2026.
BACA JUGA:Polres Cianjur Masih Selidiki Kecelakaan Maut yang Tewaskan Empat Orang
BACA JUGA:Satu Keluarga Asal Lampung Jadi Korban Kecelakaan Beruntun di Ciloto
Prio menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara ditemukan adanya indikasi minyak rem yang tercampur air. Selain itu, pada bagian rem depan kiri ditemukan kebocoran, sedangkan kondisi roda belakang kiri disebut sudah mengalami keausan.
“Intinya ada masalah di minyak. Minyak rem sudah tercampur dengan air. Kemudian rem depan kiri juga terdapat kebocoran, dan roda belakang kiri kondisinya sudah aus,” jelasnya.
Selain itu, lanjut dia, petugas juga tidak menemukan jejak pengereman di lokasi kejadian saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sebelum kecelakaan, kendaraan tersebut diketahui sempat berhenti untuk beristirahat.
"Tapi, menurut keterangan yang diperoleh, kondisi kendaraan saat itu belum menunjukkan adanya gangguan. Ketika waktu jalan baru terasa. Kemudian sempat terjadi oleng,” kata Prio
BACA JUGA:Empat Tewas dan Delapan Luka Berat Akibat Kecelakaan di Jalur Puncak Cianjur
BACA JUGA:Jalan Penghubung Cianjur - Purwakarta Rusak, Warga Keluhkan Kecelakaan hingga Ban Pecah
Menurutnya, saat ini proses pemeriksaan terhadap pengemudi truk bok masih berlangsung dan kepolisian belum menetapkan status hukumnya.
“Masih proses. Karena kita juga tidak bisa memaksanya. Tapi tetap kita utamakan korban. Proses penegakan hukum tetap berjalan dan pengemudi tetap dimintai keterangan,” tuturnya.
Sumber: