Komisi IV DPRD Cianjur Soroti Kekurangan Guru SD dan SMP

Komisi IV DPRD Cianjur Soroti Kekurangan Guru SD dan SMP

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Cianjur, Rustam Efendi. (Foto : Dok. Cianjur Ekspres)--

CIANJUR,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Komisi IV DPRD Kabupaten Cianjur menyoroti persoalan kekurangan tenaga pengajar yang terjadi di sejumlah sekolah, baik jenjang Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Cianjur dari Fraksi Partai NasDem, Rustam Efendi, mengatakan, persoalan kekurangan guru terjadi karena pemerintah daerah terbentur regulasi yang melarang sekolah maupun Dinas Pendidikan mengangkat tenaga honorer baru.

"Memang kondisi tersebut terjadi bukan hanya di tingkat SMP, di SD juga serupa. Permasalahannya kita terbentur aturan atau regulasi bahwa sekolah ataupun Dinas Pendidikan tidak bisa mengangkat karyawan honorer," kata Rustam kepada Cianjur Ekspres, Kamis 27 Agustus 2026.

Menurutnya, saat ini pemerintah pusat tengah menggodok rencana peralihan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi ASN penuh, termasuk rencana perubahan status PPPK paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu.

BACA JUGA:Komisi IV DPRD Cianjur Dorong Pemkab Segera Siapkan Skema Pengganti UHC

BACA JUGA:Komisi IV DPRD Cianjur Soroti Pelayanan Kesehatan dan Efisiensi Anggaran

Di sisi lain, kata dia, terdapat wacana perubahan status tenaga kependidikan menjadi tenaga pengajar. Menurutnya, opsi tersebut cukup memungkinkan diterapkan di Kabupaten Cianjur karena jumlah tenaga kependidikan dengan kebutuhan tenaga pengajar dinilai relatif berimbang.

"Tenaga kependidikan kita juga rata-rata sarjana pendidikan dan mempunyai kapasitas untuk menjadi tenaga pengajar. Rata-rata seperti itu," ujarnya.

Namun, Rustam menilai, langkah tersebut harus diawali dengan pemetaan kebutuhan dan formasi tenaga pengajar secara menyeluruh oleh Dinas Pendidikan.

Sebab, kebutuhan guru di setiap sekolah berbeda, baik dari sisi jumlah maupun spesialisasi mata pelajaran.

BACA JUGA:Kesejahteraan Minim, Guru Honorer Cianjur Harap Diangkat Penuh Waktu

BACA JUGA:Kebutuhan Guru SMP Cianjur Tinggi, Banyak Pendidik Pensiun hingga 2027

"Terutama pemetaan kebutuhan dan formasi pengajar di tiap-tiap sekolah berbeda-beda. Belum lagi spesialisasi sarjana kependidikan seperti IPA dan Matematika, itu yang cukup sulit kita cari tenaga pengajarnya," tuturnya.

Rustam menegaskan, persoalan tersebut harus segera diatasi. Salah satu langkah awal yang dapat dilakukan adalah pemerataan tenaga pengajar antarsekolah dan antarwilayah.

Sumber: