Dua Bulan, Karhutla Terjang 13 Kecamatan di Cianjur

Dua Bulan, Karhutla Terjang 13 Kecamatan di Cianjur

Tampak petugas pemadam kebakaran sedang memadamkan kebakaran lahan dan hutan di salah satu wilayah.(Foto : Dok. BPBD Cianjur)--

CIANJUR,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, mencatat 35 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama periode Juli - Agustus 2026. Terbaru, kebakaran yang melanda kawasan Bukit Cilaki, Desa Karangwangi, Kecamatan Cidaun pada Minggu (30/8) malam.

Namun BPBD Kabupaten Cianjur belum bisa memastikan penyebab dan luas lahan yang terbakar di kawasan Bukit Cilaki. Proses penanganan melibatkan pemadam kebakaran, relawan tangguh bencana (retana), Koramil, Polsek, kecamatan dan desa.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Cianjur, Samudra Wira Purnama, berdasarkan data sementara, total luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 18,73 hektare.

“Kejadian karhutla tersebar di 13 kecamatan, yakni Cikalongkulon, Cilaku, Cianjur, Cibeber, Sindangbarang, Sukaluyu, Cugenang, Cipanas, Karangtengah, Cibinong, Cikadu, Gekbrong, dan Cidaun,” katanya kepada Cianjur Sukabumi Ekspres, Senin 31 Agustus 2026.

BACA JUGA:Kemarau Panjang, BPBD Cianjur Salurkan 65 Ribu Liter Air Bersih

BACA JUGA:Kemarau Panjang, BPBD Cianjur Minta Bantuan Sumur Bor ke BNPB

Dia mengungkapkan, dugaan mayoritas penyebab kebakaran rata-rata dipicu oleh aktivitas warga yang membakar sampah sembarangan, lalu membuka lahan pertanian dengan cara dibakar. Di sisi lain, faktor alam berupa gesekan dedaunan dan alang-alang kering akibat cuaca panas ekstrem juga turut berpotensi terjadinya kebakaran.

“Kita mengimbau kepada masyarakat menghadapi musim kekeringan, tidak boleh membakar sampah sembarangan, maupun membuka lahan pertanian dengan cara membakar,” kata Samudra.

“Apabila terjadi kebakaran, laporkan kepada kami melalui call center BPBD 112 atau bisa menghubungi PWK Damkar yang ada di wilayahnya masing-masing,” sambungnya.

Terkait hal ini, jelas Samudra, Bupati Cianjur telah resmi mengeluarkan surat instruksi terkait imbauan mitigasi, kewaspadaan, serta penanganan karhutla dan kekeringan. Surat edaran tersebut telah disebar ke seluruh camat untuk segera diimplementasikan di wilayah masing-masing.

Sumber: