Bulog Cianjur Serap 88 Ribu Ton Gabah hingga Agustus 2026
Perum Bulog Kantor Cabang (Kancab) Cianjur Jalan Dr. Muwardi, Kabupaten Cianjur.(Foto : Cianjur Ekspres/Fauzi Noviandi)--
CIANJUR,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Perum Bulog Kantor Cabang (Kancab) Cianjur mencatat penyerapan Gabah Kering Panen (GKP) mencapai sekitar 88 ribu ton sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Capaian tersebut setara 136 persen dari target penyerapan yang ditetapkan sebesar 49.247 ton.
Kepala Perum Bulog Kancab Cianjur, Muhammad Azwar Fuad, mengatakan, harga pembelian GKP dari petani tetap mengacu pada ketentuan pemerintah, yakni sebesar Rp6.500 per kilogram.
"Kami juga memastian dan menjawab keresahan petani terkait fluktuasi harga gabah di musim kemarau, bahwa harga beli dipastikan sesuai dengan ketetapan pemerintah," ujarnya, Kamis 17 September 2026.
Azwar menjelaskan, selama periode Januari hingga Agustus 2026, Perum Bulog Kancab Cianjur telah menyerap GKP sebanyak 88 ribu ton. Sedangkan target serapan mencapai 49.247 ribu ton.
BACA JUGA:Bulog Cianjur Pastikan Harga Pembelian Gabah Petani Rp6.500 per Kilogram
BACA JUGA:Hadapi Musim Kemarau, Bulog Cianjur Siapkan Langkah Strategis Jaga Ketahanan Pangan
"Jika dipersentasekan dari target, yaitu hampir mencapai 136 persen. Capaian serapan GKP sebanyak 88 ribu ton tersebut diserap dari tiga wilayah yaitu, Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi dan Cianjur," jelasnya.
Azwar menuturkan, pihaknya bakal terus melakukan penyerapan GKP pada petani di tiga wilayah hingga akhir 2026, meskipun target penyerapan GKP sudah terlampaui.
"Prosesnya akan kita terus lakukan meskipun tingkat penyerapannya tidak sebanyak sebelumnya, karena terdampak musim kemarau," katanya.
Azwan juga menambahkan bahwa stok ketersediaan beras yang ada di Gudang Bulog Cianjur saat ini mencapai 21.055.560 kilogram, dan dipastikan aman hingga akhir tahun 2026.(Cr2)
Sumber: