
CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi tenaga kesehatan, pengawasan serta penguatan regulasi dalam pengelolaan limbah B3.
Hal tersebut, kata Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin, sebagai komitmen mendukung pengelolaan limbah B3 atau bahan berbahaya dan beracun, yang ramah lingkungan serta berkelanjutan di semua fasilitas layanan kesehatan.
"Kami sangat berkomitmen mendukung ragam upaya pengelolaan limbah B3 yang ramah lingkungan melalui penguatan regulasi, pengawasan regulasi, dan peningkatan kapastas, salah satunya melalui seminar ini," kata Bey dalam seminar di kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jabar, Bandung, Selasa 30 Juli 2024.