JAKARTA,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Kementerian Perdagangan (Kemendag) optimistis sektor ritel Indonesia tetap mengalami pertumbuhan yang positif, meski sejumlah toko ritel terpaksa menutup gerainya.
"Kami optimis sektor ritel Indonesia akan mengalami pertumbuhan yang positif secara moderat," ujar Direktur Bina Usaha Perdagangan Kemendag Septo Soepriyatno saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Rabu 7 Mei 2025. Septo mengatakan, pertumbuhan ini dapat terwujud apabila didukung dengan ekosistem industri yang baik. Menurut dia, kolaborasi dengan berbagai pihak, baik antara kementerian/lembaga dan juga swasta dapat memperbaiki kondisi daya beli masyarakat. BACA JUGA:Laba Bersih PT Timah Kuartal I 2025 Capai Rp116,86 Miliar BACA JUGA:Menkop Minta Koperasi Nasional Bertransformasi Digital Dalam mengupayakan pertumbuhan ritel tanah air, Kemendag akan melakukan evaluasi dan harmonisasi regulasi terkait dengan aturan distribusi barang secara konvensional dan perdagangan melalui sistem elektronik (PSME). Selanjutnya, Kemendag secara berkala akan melakukan pertemuan dengan pelaku usaha ritel untuk membahas peluang dan tantangan bisnis saat ini. Kemendag akan memfasilitasi dan memberikan pendampingan berbasis data kepada para pelaku usaha ritel agar lebih siap beradaptasi pada ekosistem digital yang berkembang pesat. Sebelumnya, Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) menyebutkan tingginya biaya operasional dan ketidakmampuan bersaing dengan peritel yang memiliki skala bisnis lebih besar disinyalir menjadi salah satu penyebab sejumlah toko ritel, terutama di wilayah perkotaan, terpaksa menutup gerainya. BACA JUGA:Garuda Indonesia Pastikan Kesiapan Armada dan Layanan Haji 2025 BACA JUGA:Menteri PU: Website Terintegrasi Bantu Perlancar Angkutan Lebaran 2025 "Karena satu, mungkin costing-nya besar. Misalnya tokonya cuma 10. Tidak bisa bersaing dengan yang tokonya banyak," kata Ketua Umum Hippindo Budihardjo Iduansjah ditemui di Jakarta, Selasa (6/5). Selain itu, Budihardjo menyebutkan pergeseran preferensi konsumen ke platform online juga menjadi tantangan tersendiri bagi peritel konvensional. Kendati begitu, Budihardjo menilai prospek industri ritel di Indonesia akan tetap tumbuh positif di tengah maraknya toko ritel yang berguguran. Besarnya populasi Indonesia, yang mencapai sekitar 270 juta jiwa, menurutnya menjadi pasar domestik yang sangat potensial. Selain itu, peluang ekspor juga menjadi angin segar bagi pertumbuhan industri ini. BACA JUGA:BNI Wujudkan UMKM Ramah Lingkungan di Hari Bumi BACA JUGA:Alfamart Sahabat Posyandu Bersama Sweety Hadir Kembali, Menjangkau Lebih Dari 10.000 Ibu dan Balita Adapun proyeksi pertumbuhan ritel di Indonesia menurutnya bervariasi tergantung segmennya. Untuk segmen personal care, pertumbuhan bahkan bisa mencapai 10 persen dengan kontribusi terbesar dari penjualan online. Sementara itu, segmen minimarket diperkirakan tumbuh sekitar 8-9 persen. Mengenai potensi berlanjutnya penutupan toko ritel tahun ini, Budihardjo memperkirakan dampak perang dagang AS dan China akan mempengaruhi kondisi ekonomi secara keseluruhan.Kemendag Optimistis Sektor Ritel Tetap Tumbuh Positif
Rabu 07-05-2025,17:30 WIB
Editor : Dede Sandi Mulyadi
Tags : #sektor ritel
#ritel
#pertumbuhan ritel
#pertumbuhan
#pelaku usaha
#kemendag
#industri
#gerai
#ekosistem digital
#digital
Kategori :
Terkait
Selasa 28-04-2026,19:11 WIB
Bupati Cianjur Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Layanan NIB Gratis
Senin 27-04-2026,20:00 WIB
SPPG Serap Produk UMKM, Omset Pengrajin Tempe di Sukanagara Cianjur Naik
Minggu 26-04-2026,22:49 WIB
Menaker: Lulusan Perguruan Tinggi Harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI
Selasa 21-04-2026,19:30 WIB
Pengamat Nilai Kenaikan BBM Non-Subsidi Mulai Tekan Industri
Jumat 17-04-2026,07:00 WIB
46 Desa di Kabupaten Cianjur Akan Gelar Pilkades Digital
Terpopuler
Senin 04-05-2026,15:30 WIB
Skuad Kopi Good Day DBL All-Star 2026 Resmi Diumumkan, Sekaligus Luncurkan Program Super Teacher
Senin 04-05-2026,21:00 WIB
Terdampak Banjir dan Longsor, Puluhan Warga di Cianjur Sempat Diungsikan
Senin 04-05-2026,17:00 WIB
Dishub Cianjur Kelola 75 Titik CCTV, Anggaran Terbatas jadi Tantangan Pemeliharaan
Senin 04-05-2026,18:00 WIB
Harga Bahan Pokok di Pasar Induk Cianjur Fluktuatif
Senin 04-05-2026,19:00 WIB
IPAL SPPG Sukasari 3 Diklaim Selesai, Kepala DLH Cianjur: Kami Akan Cek
Terkini
Senin 04-05-2026,22:24 WIB
2.000 Anak di Sukaresmi Tak Sekolah, Pemerintah Lakukan Pendataan hingga RT/RW
Senin 04-05-2026,22:00 WIB
Cuaca Masih Ekstrem, BPBD Cianjur Ajukan Perpanjangan Siaga Darurat Bencana
Senin 04-05-2026,21:00 WIB
Terdampak Banjir dan Longsor, Puluhan Warga di Cianjur Sempat Diungsikan
Senin 04-05-2026,20:30 WIB
Tembok Penahan Tanah Longsor di Pacet Cianjur, Pekerja Tewas Tertimbun
Senin 04-05-2026,20:00 WIB