CIANJUR,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Pemerintah Kabupaten Cianjur meresmikan Gedung atau Ruang Pelayanan Obstetri dan Neonatal Emergensi Komperhensif (PONEK) di RSUD Pagelaran, pada Selasa 3 Februari 2026.
Direktur RSUD Pagelaran, Irvan Nur Fauzy, menyampaikan peresmian gedung PONED merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam mendukung visi Pemerintah Kabupaten Cianjur untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang paripurna, merata, dan inklusif.
“Gedung PONED ini dilengkapi IGD, ruang tindakan, ruang intensif neonatal, serta satu ruang operasi. Ini menjadi bentuk kesiapan kami dalam mempercepat penanganan kegawatdaruratan, khususnya neonatal dan obstetri,” kata Irvan dalam sambutannya.
Dia menjelaskan, RSUD Pagelaran juga terus meningkatkan kapasitas layanan, mulai dari peningkatan profesionalisme tenaga kesehatan melalui pelatihan, penguatan sistem rujukan terpadu dengan puskesmas, hingga penambahan sarana dan prasarana.
BACA JUGA:Stand RSUD Pagelaran Jadi Terbaik Pada Puncak HKN ke-61 Kabupaten Cianjur
BACA JUGA:RSUD Pagelaran Cianjur Bakal Tambah Dua Layanan Spesialis Baru
“Saat ini CT Scan sudah dapat melayani pasien BPJS, jumlah tempat tidur meningkat dari 113 menjadi 150 unit, termasuk penambahan ruang intensive care,” katanya.
Selain itu, Irvan menambahkan sistem rujukan tidak hanya berbasis aplikasi online real time, tetapi juga diperkuat melalui grup komunikasi cepat yang aktif 24 jam dengan dokter jaga, guna mempercepat respons terhadap rujukan dari puskesmas.
Irvan juga menyampaikan gedung PONED RSUD Pagelaran diberi nama Gedung Haji Tjetjep Muchtar Soleh, sebagai bentuk penghormatan terhadap mantan Bupati Cianjur periode 2006-2016 yang dinilai berjasa dalam perintisan pembangunan RSUD Pagelaran.
“Beliau adalah tokoh yang pertama kali mencanangkan pembangunan rumah sakit di Pagelaran. Penamaan ini menjadi pengingat sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan,” katanya.
BACA JUGA:RSUD Pagelaran Terus Berbenah, Tambah 16 Tempat Tidur Rawat Inap
BACA JUGA:RSUD Sayang Cianjur Butuh Tambahan Ratusan Tempat Tidur
Sementara itu, Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian menegaskan rumah sakit merupakan tempat terakhir masyarakat menggantungkan harapan ketika menghadapi masalah kesehatan, sehingga kepercayaan tersebut harus dijaga dengan pelayanan terbaik.
“Masyarakat datang ke rumah sakit karena percaya. Jangan sampai kepercayaan itu kita sia-siakan. Berikan pelayanan yang profesional, ramah, cepat, dan tepat,” kata Wahyu dalam sambutannya.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Cianjur saat ini terus berupaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, termasuk sektor kesehatan, melalui peningkatan fasilitas serta perluasan jaminan BPJS Kesehatan bagi warga.