CIANJUR,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Komisi IV DPRD Kabupaten Cianjur menyoroti polemik pelaksanaan program Universal Health Coverage (UHC) yang dinilai belum berjalan optimal. Sejumlah persoalan di lapangan menjadi perhatian, mulai dari kurangnya sosialisasi hingga kebingungan masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan.
Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Cianjur, Rian Purwa Wiwitan, mengatakan, program UHC sejatinya merupakan kebijakan yang sangat baik dan bermanfaat bagi masyarakat. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan berbagai kendala.
“Program UHC yang diadakan oleh pemerintah daerah ini adalah program yang sangat baik dan bermanfaat sebetulnya bagi masyarakat, tetapi yang menjadi permasalahan hari ini dalam pelaksanaannya banyak sekali polemik yang tidak beres,” katanya kepada Cianjur Ekspres, Kamis 16 April 2026.
Menurutnya, salah satu persoalan utama adalah minimnya sosialisasi kepada masyarakat, termasuk terkait alur pelayanan dan fasilitas kesehatan yang dapat diakses melalui program tersebut.
BACA JUGA:Status UHC Prioritas Terancam Dicabut, Dinkes Cianjur Lakukan Reaktivasi Kepesertaan
BACA JUGA:Dinkes Sebut Kabupaten Cianjur Terancam Kehilangan Status UHC Prioritas
“Karena program ini tidak tersosialisasi dengan baik, fasilitas kesehatannya tidak tersosialisasi dengan baik, alur UHC seperti apa ke masyarakat, hingga banyak asumsi-asumsi yang berkembang di luar,” ujarnya.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, DPRD akan mengambil langkah konkret dengan melakukan evaluasi bersama dinas terkait. Selain itu, DPRD juga akan membentuk panitia khusus (pansus) peraturan daerah (Perda) tentang Kesehatan.
“Langkahnya kami akan melakukan evaluasi dengan dinas terkait, apalagi hari ini kita akan mengadakan pansus DPRD kaitan dengan kesehatan,” jelasnya.
Tak hanya itu, DPRD juga berencana memperbaiki bahkan menyusun kembali peraturan daerah (perda) terkait kesehatan, agar lebih jelas dan tidak menimbulkan multitafsir.
BACA JUGA:Komisi IV DPRD Cianjur Dorong Keberlanjutan UHC dan Perbaikan Layanan Kesehatan
BACA JUGA:Selamat, Kabupaten Cianjur Terima Penghargaan UHC Awards 2026
“Kita ingin perbaiki perdanya, aturannya itu dengan baik dan jelas, jadi jangan banyak di ranah abu-abu. Supaya tidak memberatkan masyarakat dan tidak membuat masyarakat dipingpong oleh fasilitas kesehatan,” tegasnya.
Dia menambahkan, ke depan DPRD akan fokus pada dua hal utama, yakni pembenahan regulasi dan peningkatan sosialisasi program UHC kepada masyarakat.
“Kita akan memperbaiki atau membuat perda tentang kesehatan, kemudian tentunya kita akan melakukan evaluasi dan sosialisasi,” katanya.