BPBD Cianjur Imbau Wisatawan Waspada Hujan Lebat

Jumat 15-05-2026,18:30 WIB
Editor : Dede Sandi Mulyadi

CIANJUR,CIANJUREKSPRES.DISWA.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur mengimbau wisatawan yang hendak berwisata ke wilayahnya untuk meningkatkan kewaspadaan. 

Sebab, wilayah Kabupaten Cianjur diperkirakan akan diguyur hujan lebat pada Jumat 15 Mei 2026 hingga Minggu 17 Mei 2026. 

Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Sudrajat, mengatakan, berdasarkan surat peringatan dini yang dikeluarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung sejumlah wilayah di Jawa Barat masuk dalam status siaga. 

"Dari sejumlah wilayah di Jawa Barat tersebut, salah satunya Kabupaten Cianjur masuk dalam status siaga. Hujan lebat tersebut diperkirakan terjadi Jumat 16 Mei 2026 hingga Minggu 17 Mei 2026," katanya, Jumat 16 Mei 2026. 

BACA JUGA:Libur Lebaran 2026, Pengunjung KRC Cianjur Capai 5000 Wisatawan per Hari

BACA JUGA:Pos Layanan Terpadu Cidaun Cianjur Pastikan Kenyamanan dan Keamanan Wisatawan Kunjungi Objek Wisata

Karena itu, Asep mengimbau masyarakat terutama yang berada di wilayah rawan bencana alam seperti di Kecamatan Cibeber, Campaka, dan Mande untuk mewaspadai potensi bencana. 

"Tak hanya warga Cianjur, karena sekarang tengah memasuki libur panjang, warga luar daerah sering menghabiskan masa liburannya di kawasan Puncak pun untuk mewaspadainya," imbau Asep.

Menurutnya, di kawasan Puncak Kabupaten Cianjur terutama saat hujan deras di beberapa titik lokasi sering terjadi bencana alam seperti pohon tumbang, hingga tanah longsor. 

"Karena itu, kita meminta warga, wisatawan, pengguna jalan yang hanya sekedar melintas, agar tidak memaksakan diri apabila sedang terjadi hujan lebat, karena bisa mengurangi jarak pandang ketika sedang berkendara," ujarnya. 

BACA JUGA:BPBD Prediksi Cianjur Masih Diguyur Hujan Tiga Hari ke Depan

BACA JUGA:Cuaca Masih Ekstrem, BPBD Cianjur Ajukan Perpanjangan Siaga Darurat Bencana

Selain itu, Asep mengatakan, pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur saat ini telah memperpanjang status siaga darurat bencana alam hingga akhir Juni 2026 nanti. 

"Sebelumnya, status siaga darurat bencana berakhir akhir April kemarin. Namun melihat kondisi, status siaga bencana akhirnya diperpanjang," kata Asep.(Cr2)

Kategori :