Cianjurekspres.net - Pelaku kawin kontrak didominasi oleh wisatawan asal Timur Tengah, hal ini dinilai DPRD Kabupaten Cianjur mencoreng nama baik daerah. Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, Ganjar Ramadan mengatakan, praktik kawin kontrak juga dinilai melecehkan kaum perempuan dan memberikan citra buruk untuk daerah. "Praktik kawin kontrak identik terjadi di wilayah Cipanas, meskipun belum tahu dan lihat langsung tapi informasinya memang praktik tersebut ada sampai saat ini. Sebagian besar pelaku kawin kontrak wisatawan dari Timur Tengah," ucap Ganjar kepada wartawan, Sabtu (5/6/2021). Menurut Ganjar, regulasi larangan kawin kontrak harus lebih diperketat meskipun baru Peraturan Bupati (Perbup). Namun larangan tersebut akan memberi dampak besar untuk menekan praktik kawin kontrak di Tatar Santri. "Bagusnya ada Peraturan Daerah (Perda), tapi untuk kondisi kedaruratan tidak masalah dengan Perbup yang penting bisa menjadi pencegah dan menjaga perempuan dari praktik-praktik tersebut," kata dia. Meskipun, lanjut Ganjar, tidak secara langsung praktik kawin kontrak membawa citra buruk. Namun jika semakin dibiarkan Kabupaten Cianjur akan dikenal sebagai daerah kawin kontrak. "Untuk kaum perempuannya juga dilecehkan, seolah bisa dibeli. Padahal kaum perempuan begitu disanjung dan dijaga martabatnya," ucap dia. Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Cianjur melarang kawin kontrak. Kebijakan itu dikeluarkan untuk mencegah praktik perkawinan tersebut dengan maraknya wisatawan asing. BACA: Cianjur Perketat Larangan Kawin Kontrak, Herman: Itu Sangat Merendahkan! "Kita juga akan dorong pembuatan Perda, jika memungkinkan kita bantu proses pembentukan perdana dan dimasukan dalam Prolegda tahun ini. Tapi jika tidak, diupayakan di tahun depan sudah bisa dibuat dan disahkan Perda tenteng larangan kawin kontrak," pungkasnya.(mg1/nik)
Martabat Perempuan Cianjur Harus Dijaga!
Sabtu 05-06-2021,08:53 WIB
Editor : cianjur
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 11-06-2026,19:30 WIB
Kasus Rudapaksa Anak Tiri Terungkap di Cianjur, Pelaku Ditangkap Polisi
Kamis 11-06-2026,21:00 WIB
Harga Obat di Cianjur Masih Stabil, Apotek Mulai Antisipasi Potensi Kenaikan
Kamis 11-06-2026,16:50 WIB
Peminat SMAN 2 Cianjur Capai 2.600 Orang, Kuota Penerimaan Hanya 504 Siswa
Kamis 11-06-2026,17:30 WIB
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dicanangkan, BPS Libatkan 2.390 Petugas di Cianjur
Kamis 11-06-2026,18:30 WIB
Pria di Cianjur Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Lakukan Penyelidikan
Terkini
Jumat 12-06-2026,11:41 WIB
Kemnaker dan LAN Perkuat MagangHub untuk Cetak SDM Siap Kerja
Jumat 12-06-2026,10:09 WIB
Polres Cianjur Panen 10 Ton Jagung Hibrida, Hasil Dipasok ke Bulog
Kamis 11-06-2026,21:00 WIB
Harga Obat di Cianjur Masih Stabil, Apotek Mulai Antisipasi Potensi Kenaikan
Kamis 11-06-2026,19:30 WIB
Kasus Rudapaksa Anak Tiri Terungkap di Cianjur, Pelaku Ditangkap Polisi
Kamis 11-06-2026,18:30 WIB