INI bukan soal meme mahasiswa BEM UI dan UGM. Itu sangat serius. Ini soal sepele: soal gajah tanpa Mada. Gajah-gajah itu meninggalkan kampus mereka. Pertanyaannya: ke mana rombongan gajah itu akan pergi. Mengapa mereka pergi. Lebih serius lagi: apakah ada represi di kampus mereka sehingga mereka pergi. Jumlah rombongan gajah itu 15 ekor. Mereka terus berjalan beriringan ke arah utara. Pemerintah komunis Tiongkok tidak merepresi mereka. Gajah-gajah itu dibiarkan saja. Ke mana pun mereka melangkah tidak dihalangi. Pemerintah hanya memonitor pergerakan itu. Termasuk dari udara. 24 jam sehari. Dengan teknologi modern. Termasuk mengerahkan 14 buah drone. Dari drone itu filmnya diunggah secara live. Disiarkan luas oleh medsos. Jadilah tontotan serial live yang mendemamkan di masyarakat. Tiap saat siaran live ini menjadi gunjingan di medsos. Begitu jauh mereka melangkah. Sampai HUT ke-100 Partai Komunis Tiongkok tanggal 1 Juli, sudah 500 Km rombongan gajah itu melakukan perjalanan. Lebih sebulan lalu mereka meninggalkan habitat asal di dekat perbatasan Myanmar. Menuju Utara. Terus ke Utara. Siaran live itu berubah menjadi menegangkan ketika 15 gajah tersebut mendekati area perkampungan penduduk. Kian dekat. Tambah dekat. Ada kekhawatiran: jangan-jangan mereka akan mengamuk di kampung itu. Berdasar siaran pergerakan itu pemerintah memberi tahu penduduk kampung. Terutama kampung yang jadi sasaran kabilah gajah. Mereka diminta mengungsi. Mereka dilarang mengganggu. Apalagi melawan. Gajah adalah salah satu binatang yang membahayakan. Sebagian penduduk mengungsi. Sebagian lagi tetap di rumah. Tetap bertani. Kampung itu di pegunungan. Di pinggir hutan. Kalau harus mengungsi jaraknya dengan kampung sebelah cukup jauh. Juga naik turun gunung. Rombongan gajah itu akhirnya benar-benar memasuki kampung. Petani setempat tidak takut. Mereka justru menyiapkan makanan untuk gajah: nanas, jagung, dan sayuran. Banyak sekali nanas di kawasan itu. Saya pernah melihat potensi nanas di kawasan dekat perbatasan Myanmar itu. Di Kabupaten Xi Shuang Banna
Gajah Mufarraqah
Kamis 01-07-2021,12:16 WIB
Editor : cianjur
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 20-08-2026,07:00 WIB
DPMD Cianjur Matangkan Persiapan Pilkades 47 Desa, Pemilihan Digelar 18 Oktober 2026
Rabu 19-08-2026,21:30 WIB
Anggaran Terbatas, Bupati Cianjur Masih Kaji PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu
Rabu 19-08-2026,20:30 WIB
BPBD Cianjur Ingatkan Warga Waspadai Longsor dan Banjir Usai Kemarau Panjang
Kamis 20-08-2026,08:00 WIB
Bukan Sekadar Swasembada, Bupati Cianjur Ingin Kota Santri Jadi Pemasok Bawang Putih
Kamis 20-08-2026,17:30 WIB
Regulasi Pusat Belum Terbit, KDMP Desa Bojong Cianjur Belum Beroperasi
Terkini
Kamis 20-08-2026,19:03 WIB
Dinkes Cianjur Catat 12 Dapur SPPG Belum Kantongi SLHS
Kamis 20-08-2026,17:57 WIB
PBB Kecamatan Sukaresmi Cianjur Baru 40 Persen, Penagihan Terkendala WP di Luar Daerah
Kamis 20-08-2026,17:30 WIB
Regulasi Pusat Belum Terbit, KDMP Desa Bojong Cianjur Belum Beroperasi
Kamis 20-08-2026,16:35 WIB
Nelayan Karawang Ditemukan Mengapung di Perairan Cidaun Cianjur
Kamis 20-08-2026,08:00 WIB