Cianjurekspres.net - Sebanyak 30 hotel dan restoran di Kabupaten Garut, memasang bendera warna putih bergambar emotikon sebagai aksi mengungkapkan kesedihan usahanya yang sepi dampak PPKM Darurat. "Kami pasang bendera putih di hotel dan rumah makan, ini sebagai ungkapan kesedihan kami dengan kondisi usaha saat ini," kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Garut, Deden Rohim, Senin (19/7). Ia menuturkan bendera merah putih dengan gambar menangis itu sudah terpasang di sejumlah hotel dan restoran di wilayah perkotaan Garut sebagai ungkapan pengusaha terkait kondisi usaha saat ini yang terus memprihatinkan. Pelaku usaha hotel dan restoran di Garut, kata dia, sudah berusaha bertahan selama dua tahun pandemi COVID-19, meskipun hingga kondisi saat ini terus sepi pengunjung karena dampak PPKM Darurat. "Seyogyanya kita ini sudah berjibaku hampir dua tahun covid ini, ini (pasang bendera) adalah sebuah refleksi, hati kita ini menangis," katanya. Ia mengungkapkan kondisi usaha saat ini telah membuat para pelaku usaha kewalahan untuk menanggung biaya karyawan dan biaya operasional pokok lainnya, salah satunya tagihan listrik. Jika kondisi ini terus berkepanjangan akibat PPKM Darurat, kata dia, maka pelaku usaha hotel dan restoran di Garut akan bingung untuk membayar gaji karyawan maupun biaya perawatan tempat. "Jika PPKM ini diperpanjang misalnya, ya saya akan serahkan seluruh karyawan, silakan minta ke negara untuk mereka bisa makan karena (pelaku usaha) sudah tidak mampu bayar," kata Deden. Ia berharap pemerintah daerah memperhatikan pelaku usaha hotel dan restoran dengan memberikan bantuan subsidi atau membebaskan pajak selama pandemi COVID-19. Menurut dia anggaran pajak yang harus dibayarkan pemerintah akan membantu keuangan perusahaan, yang nantinya bisa dialihkan untuk membayar gaji karyawan. "Mau bagaimana lagi sekarang, pajak harus bayar tapi tempat usaha harus tutup, udah gak sanggup lagi dari mana gua bayar," katanya. Terpisah Bupati Garut Rudy Gunawan menanggapi keluhan yang disampaikan pelaku usaha hotel dan restoran melalui aksi dengan memasang bendera putih di Garut. Dirinya akan menemui Ketua PHRI Garut untuk membahas masalah kegiatan usaha yang terdampak pandemi COVID-19, salah satunya akan membahas pengurangan pajak. "Yang bisa dilakukan kami adalah pengurangan pajak," kata Bupati.(ant/hyt)
Puluhan Hotel dan Restoran di Garut Pasang Bendera Putih
Senin 19-07-2021,11:41 WIB
Editor : cianjur
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 04-08-2026,22:00 WIB
337 Pekerja Migran Asal Cianjur Berangkat ke Jepang dan Taiwan
Selasa 04-08-2026,21:00 WIB
TMMD Ke-129 Cianjur Bawa Harapan Baru bagi Warga Desa Mekarmukti
Selasa 04-08-2026,18:30 WIB
Perempuan di Cianjur Dibacok OTK, Pelaku Diburu Polisi
Selasa 04-08-2026,18:00 WIB
Kunjungi Cianjur, Menko PM Dorong Pesantren Jadi Pusat Pemberdayaan Umat
Selasa 04-08-2026,19:00 WIB
Daya Beli Menurun, Pedagang Pasar Ciranjang Cianjur Minta ASN Ramaikan Pasar Tradisional
Terkini
Rabu 05-08-2026,09:00 WIB
Jelang HUT Ke-81 RI, Penjualan Bendera Merah Putih di Cianjur Masih Lesu
Rabu 05-08-2026,08:00 WIB
Cak Imin: Pesantren Jadi Jalan Cepat Memutus Mata Rantai Kemiskinan
Rabu 05-08-2026,07:00 WIB
TMMD Cianjur Percepat Pembangunan Rutilahu, MCK, dan Infrastruktur
Selasa 04-08-2026,22:00 WIB
337 Pekerja Migran Asal Cianjur Berangkat ke Jepang dan Taiwan
Selasa 04-08-2026,21:00 WIB