Cianjurekspres.net - Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Cianjur, meminta masing-masing kedutaan besar negara asing, ikut memantau dan mengawasi warganya yang tinggal atau bekerja di wilayah Indonesia, sebagai antisipasi hal yang tidak diinginkan. Ketua Harian P2TP2A Cianjur, Lidya Indayani Umar, mengatakan mudahnya proses masuk dan tinggal di Indonesia, membuat warga asing dengan nyaman untuk tinggal dan menikah di Indonesia terutama di Cianjur, dengan mengabaikan prosedur yang berlaku termasuk adminstrasi kependudukan. "Termasuk proses nikah siri atau kawin kontrak yang marak terjadi di Cianjur, membuat warga negara asing (WNA) khususnya dari Timur Tengah, banyak datang untuk melakukan hal tersebut. Akibatnya seperti yang menimpa Sarah (21) warga Cianjur, beberapa waktu lalu," ujar Lidya, Rabu (1/12). Dia mengungkapkan, kurangnya pengawasan dan tidak adanya sanksi tegas membuat warga asing betah untuk berlama-lama tinggal dan akhirnya menetap di Indonesia. "Saat WNA tertangkap oleh Imigrasi terlihat tidak ada sanksi tegas seperti negara lain. Jadi mereka merasa betah," kata dia. Baca juga: Rawan Bencana, Tetapi BPBD Cianjur Minim Alat Komunikasi Menurutnya, sejumlah kasus yang melibatkan WNA banyak terjadi di Indonesia, mulai dari kekerasan terhadap anak dan perempuan yang selama ini merupakan pasangan suami istri secara siri atau kawin kontrak. Sehingga banyak perempuan Indonesia menjadi korban hingga kehilangan nyawa. "Ini harus menjadi catatan bagi semua, termasuk keluarga, untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, ketika pelaku kawin siri dan kontrak dengan WNA, tanpa harus mengurus surat nikah termasuk surat administrasi kependudukan," katanya. Baca Juga: Jembatan Gantung Cibuni Putus, Bupati Cianjur Perintahkan Dinas PUPR Perbaiki "Izin tinggal dan menetap bagi WNA harus kembali dikaji pihak terkait mulai daerah hingga pusat, termasuk sanksi tegas bagi WNA yang tinggal atau bekerja di Indonesia, sehingga ada efek jera yang dapat menjadi contoh bagi yang lain, sehingga mereka tidak dapat dengan semena-mena melakukan berbagai hal termasuk kekerasan terhadap perempuan," pungkasnya. (mg1/sri)
P2TP2A Cianjur: Kedubes WNA Harus Awasi Warganya
Kamis 02-12-2021,01:16 WIB
Editor : cianjur
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 12-08-2026,07:00 WIB
DKM Al-Amanah DPRD Cianjur Gelar Diklat Iman dan Takwa
Rabu 12-08-2026,08:00 WIB
TMMD Ke-129 Kodim 0608/Cianjur Bawa Harapan Baru bagi Warga Desa Mekarmukti
Rabu 12-08-2026,09:00 WIB
Disdikpora Cianjur Targetkan Sekolah Rusak Tuntas dalam Tiga Tahun
Rabu 12-08-2026,22:30 WIB
Gelombang Capai 4 Meter, BPBD Cianjur Minta Nelayan Waspada
Rabu 12-08-2026,18:30 WIB
Polres Cianjur Usut Penyebab Kebakaran di Gunung Gede
Terkini
Rabu 12-08-2026,22:30 WIB
Gelombang Capai 4 Meter, BPBD Cianjur Minta Nelayan Waspada
Rabu 12-08-2026,21:30 WIB
Relawan Gunung Gede Galang Donasi untuk Peralatan dan Logistik
Rabu 12-08-2026,20:30 WIB
TMMD Kodim 0608/Cianjur Rampungkan Seluruh Sasaran Pembangunan di Mekarmukti
Rabu 12-08-2026,20:25 WIB
Pasca Keributan Antarpelajar, Pemkab Cianjur dan KCD Pendidikan Perkuat Pengawasan
Rabu 12-08-2026,19:30 WIB