Cianjurekspres.net - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Barat mencatat pembayaran pajak kendaraan melalui platform E-Commerce (elektronik, menjadikan penerimaan pajak E-Samsat tahun 2019 naik dengan signifikan mencapai Rp406.620.908.500 Miliar. "Penerimaan pajak pada tahun 2019 melalui E-Commerce mengalami kenaikan signifikan dari tahun sebelumnya. Lompatan ini mencapai pada 572.243 KBM dengan jumlah nilai Rp 406.620.908.500 Miliar pada tahun 2019, sedangkan pada tahun 2018 itu mencapai 210.812 KBM dengan nilai Rp. 114.807.501.800 Miliar," ujar Kepala Bapenda Provinsi Jawa Barat Hening Widiatmoko di acara Media Gathering di Bandung, Rabu (11/3/2020). Menurut Hening, nilai penerimaan E-Samsat pada tahun 2019 ini merupakan prestasi yang gemilang dan merupakan yang pertama di Indonesia. "Dilihat dari Provinsi terdekat seperti Provinsi Jawa Timur belum sampai dengan capaian di Jabar. Meskipun begitu kita harus tetap mengevaluasi terhadap kendala yang selama ini dihadapi. Seperti menyerahkan bukti pembayaran ada STNK aslinya, KTP asli dan STNK yang baru untuk perpanjang 5 tahunan yang harus di cap," ujarnya. Ia mengaku, program tersebut dirasa masih belum terealisasi sepenuhnya secara signifikan. Sehingga pada tahun sekarang pihaknya akan melakukan perubahan dengan mengeluarkan rencana baru dan mengirimkan pengesahan kerjasama kepada beberapa pihak. "Untuk nanti kita kerjasama lagi, salah satunya yang ada fungsi Go Send tapi dengan syarat bahwa drivernya sudah tersertifikasi betul bisa dipercaya sehingga nanti kalau ada persetujuan barangkali nanti ditambahkan opsi tambahan pembayaran," cetusnya. Mantan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Barat itu menjelaskan bahwa tahun sekarang sudah masuk ke era digital. Sehingga segala pembayaran apapaun kedepannya bisa melalui elektronik dalam mempermudah transaksi lainnya. "Ini menggambarkan bahwa kita sudah masuk ke era digital, kita tidak bisa mundur. Bayangkan Rp 406 Miliar itu dibayarkan tanpa harus datang ke kantor, tidak pakai uang tunai, tidak datang ke Gerai mobil. Ini pembayaran tahunan, bukan yang 5 tahun yah nominal segitu," pungkasnya. Nilai Penerimaan E-Samsat dari 2016-2019 2016 : Rp 8.160.873.700 (10.726 KBM) 2017 : Rp 15.997.010.300 (23.998 KBM) 2018 : Rp 114.807.501.800 (210.812 KBM) 2019 : Rp 406. 620.908.500 (572.243 KBM).(*)
Bapenda Jabar: Penerimaan E-Samsat 2019 Melalui E-Commerce Capai Rp406 Miliar
Rabu 11-03-2020,01:08 WIB
Editor : herry
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 15-10-2026,09:30 WIB
Tekuk Cong Viettel, PERSIB Masih Sempurna di Asia
Kamis 15-10-2026,21:00 WIB
DLH Cianjur Gandeng Pihak Ketiga, Pengolahan Sampah Komersial Ditargetkan Beroperasi November
Kamis 15-10-2026,08:30 WIB
Kontingen Indonesia Tiba di Nagoya, Bidik Target Asian Para Games 2026
Kamis 15-10-2026,10:30 WIB
Mendikdasmen Sebut Pengawas Sekolah Berperan Penting dalam Peningkatan Mutu Pendidikan
Kamis 15-10-2026,19:00 WIB
Polres Cianjur Bongkar Sindikat Judol Beromzet Ratusan Juta, 9 Orang Ditangkap
Terkini
Kamis 15-10-2026,22:00 WIB
Diskumdagin Cianjur Bidik UMKM Naik Kelas, Perizinan hingga Pemasaran Digital Digenjot
Kamis 15-10-2026,21:00 WIB
DLH Cianjur Gandeng Pihak Ketiga, Pengolahan Sampah Komersial Ditargetkan Beroperasi November
Kamis 15-10-2026,20:00 WIB
Razia THM di Cianjur, Delapan Orang Positif Narkoba Diamankan
Kamis 15-10-2026,19:00 WIB
Polres Cianjur Bongkar Sindikat Judol Beromzet Ratusan Juta, 9 Orang Ditangkap
Kamis 15-10-2026,18:47 WIB