Cianjurekspres.net - Bupati Cianjur, Herman Suherman, menegaskan, bahwa data stunting di daerah tidak sinkron dengan data yang ada di Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Menurutnya, tidak ada kesamaan antara data hasil pendataan dari kader posyandu dengan di kementerian. Baca Juga: Komisi D DPRD Cianjur Panggil Pihak Dinas Soal Insentif Kader Posyandu "Jadi untuk data dilapangan dengan data dari pusat hasil quickcount itu sama. Belum lama ini, istri saya akan membagikan bantuan bagi penderita stunting di salah satu daerah, ternyata tidak sama. Data yang diberikan pusat ada 200, ternyata setelah ditelusuri cuma 120 orang," kata Herman belum lama ini. Herman mengatakan, hal tersebut karena ketidakakuratan antara data pusat dan daerah. "Dari sini saja sudah kelihatan, bahwa data pusat dan daerah itu tidak akurat," katanya. Baca Juga: Jumlah Penduduk Miskin di Cianjur Tahun 2021 Naik Dirinya mengungkapkan, bahwa data pusat tentunya berpedoman pada quickcount namun untuk Kabupaten Cianjur sendiri sudah tentu berdasarkan hasil real count. "Namun meski ada sedikit perbedaan, tentunya jika nanti ada temuan di setiap kecamatan akan kami respon dengan cepat," ujar Herman. Lebih lanjut Herman mengatakan, guna mengentaskan kasus stunting maupun gizi buruk harus melibatkan semua unsur yang sama-sama bekerja. "Ya, tentunya semua unsur organisasi perangkat daerah (OPD) harus turun tangan dalam menyelesaikan kasus gizi buruk dan stunting ini," tandasnya.(yis/hyt)
Bupati Cianjur Sebut Data Stunting Daerah dan Pusat Tak Sama
Selasa 24-05-2022,02:52 WIB
Editor : cianjur
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 05-10-2026,21:00 WIB
Desil 1 di Cianjur Capai 362.597 Jiwa, Dinsos Fokus Pastikan Bansos Tepat Sasaran
Senin 05-10-2026,19:02 WIB
Polres Cianjur Bongkar Kasus TPPO, Dua Terduga Pelaku Diamankan
Senin 05-10-2026,20:02 WIB
Bawa 8 Penumpang, Mobil Rombongan Pengantin Terperosok ke Jurang di Cianjur
Senin 05-10-2026,22:00 WIB
Pergub Pilkades Digital Belum Terbit, DPMD Jabar Tunggu Teknis PP 16/2026
Selasa 06-10-2026,07:00 WIB
Kekurangan 1.400 Guru, Cianjur Prioritaskan Redistribusi ke Wilayah Selatan
Terkini
Selasa 06-10-2026,08:00 WIB
Data Desil Warga Dinilai Bermasalah, APDESI Cianjur Minta Segera Diperbaiki
Selasa 06-10-2026,07:00 WIB
Kekurangan 1.400 Guru, Cianjur Prioritaskan Redistribusi ke Wilayah Selatan
Senin 05-10-2026,22:00 WIB
Pergub Pilkades Digital Belum Terbit, DPMD Jabar Tunggu Teknis PP 16/2026
Senin 05-10-2026,21:00 WIB
Desil 1 di Cianjur Capai 362.597 Jiwa, Dinsos Fokus Pastikan Bansos Tepat Sasaran
Senin 05-10-2026,20:02 WIB