Berbahaya, Ruas Jalan Abdullah Bin Nuh Rusak dan Berlubang
Ruas Jalan KH. Abdullah Bin Nuh tepatnya di Kampung Cikukulu, Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur rusak, dan berlubang. Akibatnya pengguna jalan sering mengalami kecelakaan. (Foto: CIANJUR EKSPRES/Fauzi Noviandi)--
CIANJUR,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Ruas Jalan KH. Abdullah Bin Nuh tepatnya di Kampung Cikukulu, Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur rusak, dan berlubang. Kondisi tersebut rawan bagi para pengguna jalan .
Ruas jalan rusak yang tak jauh dari Kantor DPRD Kabupaten Cianjur tersebut sudah rusak sejak 5 bulan lalu. Namun hingga kini jalan tersebut belum diperbaiki.
Salah seorang pedagang, Budi (30), mengatakan, beberapa motor khususnya dari arah Warungkondang menuju Bandung sering mengalami kecelakaan, karena melindas jalan berlubang.
"Beberapa waktu yang lalu, ada pemotor yang terjatuh, dan hampir tertabrak kendaraan di belakangnya, akibat melintas jalan rusak serta berlubang," katanya, Minggu 15 Februari 2026.
Saat terjadi hujan, lanjut Budi, jalan rusak dan berlubang itu sering membuat air tergenang, sehingga makin membahayakan pengguna jalan.
"Sudah berlubang, lalu tergenang air hujan jadi semakin berbahaya. Karena saya berjualan di sini, jadi hampir tiap hari ada pemotor terjatuh, sampai ban pecah," ujarnya.
Hal serupa diungkapkan Handi (29) warga Kampung Sudi, Desa Nagrak. Ia mengaku hampir setiap hari melintasi jalan rusak tersebut, dan sempat membuat ban motornya pecah setelah melintas jalan berlubang.
"Karena tiap hari sering lewat untuk kerja, saya sudah tau ada berlubang. Tapi karena pergi pagi dan suka tergesa-gesa, malah lewat jalan itu, jadi ban motor pecah," katanya.
Menurutnya, ruas jalan tersebut tak hanya berlubang dan rusak. Namun juga dipenuhi pasir dan krikil serta berdebu. Oleh karenanya, ia berharap pemerintah terkait bisa segera memperbaikinya.
"Kalau gak hujan berdebu, hujan pun malah semakin berbahaya. Semoga saja bisa langsung diperbaiki, karena dekat juga dengan beberapa kantor pemerintahan, seperti DPRD Kabupaten Cianjur," ungkapnya. (Cr2)
Sumber:
