Libur Sekolah, Kunjungan Wisata ke Waduk Jangari Cianjur Turun 25 Persen

Libur Sekolah, Kunjungan Wisata ke Waduk Jangari Cianjur Turun 25 Persen

Suasana kawasan wisata Waduk Jangari, Desa Bobojong, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Rabu 7 Juli 2026. (Foto: Cianjur Ekspres/Fauzi Noviandi)--

CIANJUR,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Tingkat kunjungan wisata di Waduk Jangari, Desa Bobojong, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur turun sampai 25 persen selama musim libur sekolah. 

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kabupaten Cianjur, Hendrawan, mengatakan, saat awal memasuki libur sekolah tingkat kunjungan wisatawan ke destinasi wisata Jangari meningkat bila dibandingkan dengan biasanya. 

Namun, saat ini tingkat kunjungan wisatawan sudah mulai kembali sepi lagi. "Karena saat ini libur sekolah sudah mulai memasuki pekan terakhir," katanya, Rabu 8 Juli 2026. 

Meski sempat mengalami peningkatkan, lanjut dia, tingkat kunjungan wisatawan ke destinasi Waduk Jangari secara keseluruhan saat musim libur sekolah mengalami penurunan hingga 25 persen. 

BACA JUGA:DLH Cianjur Soroti Sampah Rumah Makan dan Wisatawan di Kawasan Jangari

BACA JUGA:Pantai Apra Cianjur Tetap Dipadati Wisatawan Meski Sempat Diterjang Banjir

"Bahkan, jika dibandingkan dengan libur Hari Raya Idulfitri 2026 kemarin, tingkat kunjungan wisatawan dengan libur sekolah sekarang cukup sepi," tutur Hendrawan.

Menurut Hendrawan, saat ini rata-rata wisawatan yang mengunjungi destinasi Wisata Jangari masih didominasi warga lokal, dan luar daerah seperti Bandung serta Purwakarta. 

"Tak hanya itu, wisatawan asal mancanegara terutama berasal dari negara Timur Tengah juga ada, dalam sehari biasanya ada dua sampai tiga orang," katanya. 

Hendrawan berharap, pemerintah daerah bisa membantu untuk meningkatkan tingkat kunjungan wisatawan ke desatinasi wisata Waduk Jangari, dengan cara melakukan penambahkan fasilitas umum. 

BACA JUGA:Disbudpar Cianjur Revitalisasi Wisata Pandanwangi untuk Dongkrak Kunjungan Wisatawan

BACA JUGA:BPBD Cianjur Imbau Wisatawan Waspada Hujan Lebat

"Saat ini kami membutuhkan bantuan dari pemerintah, seperti perbaikan akses jalan, pembuatan Ruang Terbuka Hijau (RTG) dan fasilitas toilet. Sejak tahun 2022 silam destinawi wisata Jangari belum lagi mendapatkan perhatian dari pemerintah Kabupaten Cianjur," ungkapnya.

Dia menambahkan, apabila sejumlah fasilitas penunjang dan berbagai sarana juga prasasna lainnya didukung pemerintah, tingkat kunjungan wisatawan bisa meningkat, dan akan berdampak positif bagi perekonomian warga setempat. (Cr2)

Sumber: