Gunung Gede Kembali Terbakar, 70 Relawan Diterjunkan
Tangkapan layar-Asap tebal melambung tinggi di kawasan dekat kawah Gunung Gede Pangrango, pada Jumat, 7 Agustus 2026. (Sumber : Video beredar)--
CIANJUR,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Kebakaran lahan kembali melanda kawasan Gunung Gede, Jumat (7/8/2026). Titik api kali ini muncul di area dekat kawah dan sampai Jumat malam masih dalam proses pemadaman oleh puluhan relawan.
Ketua Gede Pangrango Operation, Dudan Darmawan, mengatakan, kepulan asap pertama kali terlihat sejak pagi hari. Namun kobaran api semakin membesar pada siang hingga sore hari.
“Informasinya api sudah muncul sejak Jumat pagi. Tapi kemudian terus membesar pada siang tadi,” ujarnya.
Menurutnya, lokasi kebakaran kali ini berbeda dengan peristiwa yang terjadi sehari sebelumnya. Titik api berada di kawasan yang lebih dekat ke kawah Gunung Gede.
BACA JUGA:BPBD Cianjur Catat 14 Kebakaran Lahan Selama Juli, 4.670 Meter Persegi Hangus
BACA JUGA:BPBD Cianjur: Lima Kebakaran Lahan Terjadi Selama Juli, Lima Hektare Hangus
“Kalau yang sekarang lokasinya dekat kawah. Jauh dari titik kebakaran kemarin. Apinya terus membesar dan area yang terbakar juga cukup luas,” katanya.
Sebanyak 70 relawan diterjunkan ke lokasi untuk melakukan upaya pemadaman. Mereka memanfaatkan air yang tersedia di sekitar lokasi serta kain basah untuk menjinakkan kobaran api.
Meski begitu, hingga sekitar pukul 21.30 WIB, api belum berhasil dipadamkan sepenuhnya. Medan yang terjal dan sulit dijangkau menjadi kendala utama dalam proses penanganan.
“Pemadaman masih menggunakan alat seadanya. Kondisi geografis juga cukup menyulitkan. Kalau kemarin hanya sekitar dua jam sudah bisa dipadamkan, sekarang sejak pagi sampai malam masih berlangsung,” katanya.
BACA JUGA:Musim Kemarau, DLH Cianjur Siaga Cegah Kebakaran di TPA Mekarsari
BACA JUGA:Antisipasi Musim Kemarau, Damkar Cianjur Gencarkan Pencegahan Kebakaran Lahan
Dudan menambahkan, penyebab kebakaran hingga kini masih belum dapat dipastikan. Pihaknya masih melakukan pemantauan di lapangan untuk mengetahui pemicu munculnya api.
“Belum bisa dipastikan apakah karena dampak aktivitas kawah atau ada faktor lain. Itu masih kami telusuri,” tuturnya.
Sumber: