Musim Kemarau, Dinkes Cianjur Ingatkan Risiko Dehidrasi dan ISPA
Ilustrasi-musim kemarau tidak hanya memicu kekeringan, tetapi juga meningkatkan sejumlah risiko kesehatan masyarakat seperti penyakit ISPA. (Foto : AI)--
Dinkes juga mengingatkan warga untuk mewaspadai asap akibat kebakaran. Paparan asap dalam jumlah tinggi dapat mengganggu sistem pernapasan, terlebih bagi masyarakat yang berada di sekitar lokasi kebakaran.
Made memastikan fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk puskesmas, memiliki persediaan masker yang dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai bagian dari upaya perlindungan diri.
BACA JUGA:Dinkes Cianjur Minta Masyarakat Waspadai Penyebaran Virus Campak
BACA JUGA:Kemarau Picu Kekeringan, 960 Hektare Sawah di Cianjur Terancam
“Masker ada. Sekarang masker bukan hanya untuk penyakit, tapi untuk menjaga diri kita, termasuk dari debu, paparan asap, juga paparan bakteri dan lainnya,” ujarnya.
Dia berharap, penggunaan masker tidak hanya dilakukan ketika masyarakat sedang mengalami sakit, tetapi menjadi kebiasaan ketika kualitas udara di lingkungan sekitar memburuk akibat debu maupun asap.
“Kalau terlalu banyak mungkin tidak ada, tetapi masing-masing sudah menjadi budaya untuk membiasakan diri menggunakan masker,” pungkasnya.
Sumber: