Jelang Ramadan, Puluhan Preman di Cianjur Terjaring Operasi Pekat 2025

Jelang Ramadan, Puluhan Preman di Cianjur Terjaring Operasi Pekat 2025

Sejumlah barang bukti berupa senjata tajam turut diamankan Sat Reskrim Polres Cianjur, dalam Operasi Pekat Lodaya 2025 di sejumlah wilayah. (Foto: Akmal Eka Nugraha/CIANJUR EKSPRES)--

CIANJUR,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Menjelang bulan suci Ramadan 1446 H. Polres Cianjur melakukan Operasi Pekat Lodaya 2025 untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Cianjur pada Kamis, 27 Februari 2025.

Operasi digelar di beberapa kecamatan, diantaranya Kecamatan Sukaluyu, Cibeber, Warungkondang, Ciranjang, Haurwangi, Karangtengah, dan Kecamatan Mande.

Kasat Reskrim Polres Cianjur, AKP Tono Listianto, menyatakan bahwa operasi ini bertujuan untuk menciptakan suasana yang aman dan kondusif menjelang Ramadan dan lebaran Idul Fitri. Menurutnya, berbagai tindakan kriminal jalanan harus ditekan agar masyarakat dapat beribadah dengan tenang.

“Kami akan konsisten menekan angka kejahatan selama bulan suci Ramadan hingga Idul Fitri. Hari ini, kami melakukan penindakan terhadap berbagai bentuk gangguan ketertiban, termasuk premanisme, perjudian, geng motor, dan miras,” ujarnya.

BACA JUGA:Asda II Cianjur Sebut Pasar Hewan Cikaret Bakal Pindah, Ini Alasannya

BACA JUGA:Sambut Ramadan, Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Gelar Papajar

Dalam operasi tersebut, sebanyak 43 orang berhasil diamankan, sebagian besar adalah preman, pengamen liar, dan "pak ogah" yang kerap meresahkan pengguna jalan. 

Bagi yang tidak terbukti bersalah, pihak kepolisian memberikan pembinaan sebagai bentuk edukasi agar mereka tidak mengulangi perbuatannya.

“Kami tidak hanya melakukan penindakan, tetapi juga pembinaan bagi mereka yang tidak terjerat tindak pidana. Sebagai bentuk pembelajaran, mereka akan dilibatkan dalam kegiatan sosial, seperti membersihkan rumah ibadah atau masjid, agar lebih memahami pentingnya menjaga ketertiban,” kata Tono.

Tono menegaskan bahwa operasi ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan hingga Ramadan dan Idul Fitri, dengan harapan masyarakat bisa menjalankan ibadah puasa dengan lebih nyaman tanpa gangguan dari berbagai aktivitas yang mengganggu ketertiban umum.

BACA JUGA:120 Kursi Kepala Sekolah di Cianjur Diisi Plt, Ini Penyebabnya

BACA JUGA:Jelang Ramadan, Harga Daging Sapi di Pasar Muka Cianjur Tembus Rp150 Ribu Per Kilogram

“Kami akan terus menggelar operasi pekat ini hingga Idul Fitri untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat, terutama saat menjalankan ibadah puasa," ungkapnya.(cr1)

Sumber: