Antisipasi Potensi Bencana Hidrometeorologi, Pemkab Cianjur Gelar Apel Siaga
Sejumlah unsur pemerintah daerah, BPBD, TNI, Polri, relawan, serta berbagai organisasi masyarakat, mengikuti apel siaga bencana di halaman eks parkir Pemda Cianjur, Selasa (4/11/2025). (Foto: CIANJUR EKSPRES/Mochamad Nursidin)--
CIANJUR,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur menetapkan status siaga darurat bencana untuk periode 2025-2026, seiring memasuki musim hujan dengan intensitas tinggi.
Penetapan ini berdasarkan Surat Keputusan Bupati Cianjur Nomor 300.2/Kep.360/BPBD/2025 sebagai langkah antisipasi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, cuaca ekstrem, gelombang tinggi, abrasi, hingga tanah longsor.
Sebagai bentuk kesiapsiagaan, Pemkab Cianjur melaksanakan Apel Siaga Bencana di halaman eks parkir Pemda Cianjur, Selasa (4/11/2025). Kegiatan tersebut diikuti oleh unsur pemerintah daerah, BPBD, TNI, Polri, relawan, serta berbagai organisasi masyarakat.
Wakil Bupati Cianjur, Abi Ramzi, mengatakan, apel tersebut menjadi momentum untuk memastikan seluruh kekuatan daerah siap siaga menghadapi potensi bencana yang kerap terjadi pada musim hujan.
BACA JUGA:Pemkab Cianjur Tetapkan Status Siaga Bencana di 32 Kecamatan
BACA JUGA:BPBD Cianjur Dampingi Penilaian Kegiatan Desa Tangguh Bencana
“Ini bukan sekadar apel formal. Kita ingin memastikan komitmen bersama bahwa seluruh unsur di daerah telah siap menghadapi curah hujan tinggi dan berbagai risiko bencana yang mungkin muncul,” kata Abi Ramzi kepada wartawan di Pendopo Cianjur.
Menurutnya, masyarakat Cianjur terutama wilayah selatan telah memiliki pemahaman baik mengenai kondisi geografis yang rawan longsor dan banjir bandang. Namun, peningkatan kewaspadaan mutlak diperlukan mengingat cuaca ekstrem yang sulit diprediksi.
Ramzi menjelaskan, Pemkab Cianjur telah melakukan berbagai langkah pencegahan, salah satunya penebangan pohon di tepi-tepi jalan yang dianggap membahayakan saat angin kencang.
“Secara estetika memang berkurang, tapi ini demi keselamatan pengguna jalan. Semua unsur bergerak, semua siap,” jelasnya.
BACA JUGA:BPBD Bekali Siswa SMAN 2 Cianjur Soal Mitigasi Bencana
BACA JUGA:BPBD Cianjur Gelar Sosialisasi Mitigasi Kebencanaan di Desa Hegarmanah
Ramzi mengajak seluruh pondok pesantren, santri, dan masyarakat untuk memperkuat doa agar Cianjur terhindar dari bencana.
“Kita dikenal sebagai kota santri. Mari memperbanyak doa dan memohon perlindungan agar Cianjur dijauhkan dari marabahaya,” ujarnya.
Sumber:
