Banner Disway Award 2025

Gubernur Jabar Putuskan Relokasi Warga Terdampak Longsor Bandung Barat

Gubernur Jabar Putuskan Relokasi Warga Terdampak Longsor Bandung Barat

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi putuskan relokasi warga terdampak longsor di Kabupaten Bandung Barat.--

BANDUNG,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menetapkan kebijakan relokasi bagi warga yang terdampak bencana longsor di Kabupaten Bandung Barat. Keputusan tersebut diambil setelah dirinya meninjau langsung lokasi kejadian pada Sabtu, 24 Januari 2026.

Dalam peninjauannya, Dedi Mulyadi menemukan bahwa kawasan sekitar lokasi longsor didominasi oleh lahan pertanian sayuran. Dengan kondisi geografis berupa perbukitan, penggunaan lahan tersebut dinilai berisiko tinggi dan berpotensi memicu terjadinya longsor. Atas dasar itu, ia menegaskan bahwa wilayah tersebut tidak lagi layak untuk dihuni.

“Area ini sebaiknya dikembalikan menjadi kawasan hutan. Warga perlu direlokasi karena tingkat kerawanan longsornya sangat tinggi,” ujar Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM saat berada di Kecamatan Cisarua.

Sebagai langkah sementara, warga yang selamat diminta untuk mengontrak rumah selama dua bulan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menyalurkan bantuan sebesar Rp10 juta per kepala keluarga untuk membantu biaya sewa rumah serta kebutuhan hidup sehari-hari.

BACA JUGA:Pemprov Jabar Optimistis Pertumbuhan Ekonomi 2026 Mencapai 5,5 - 6 Persen

BACA JUGA:Hadapi Nataru, KAI Bandung Siagakan Ratusan Petugas di Titik Rawan Bencana

Selain itu, keluarga korban yang meninggal dunia akibat longsor akan menerima santunan sebesar Rp25 juta per kepala keluarga.

KDM menambahkan, saat ini Pemprov Jawa Barat memprioritaskan proses pencarian korban yang masih tertimbun material longsor serta melakukan pemulihan lingkungan di area terdampak. Upaya pencarian dilakukan secara maksimal oleh tim gabungan yang melibatkan BPBD Provinsi Jawa Barat, BPBD Kabupaten Bandung Barat, TNI, Basarnas, serta para relawan.

Sumber: