Banner Disway Award 2025

Program Pembangunan SMP dari DAU 2025 di Cianjur Rampung 100 Persen

 Program Pembangunan SMP dari DAU 2025 di Cianjur Rampung 100 Persen

Kepala Bidang SMP Disdikpora Kabupaten Cianjur, Helmi Halimudin. (Foto: CIANJUR EKSPRES/Moch. Nursidin)--

CIANJUR,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Seluruh program pembangunan dan rehabilitasi bidang SMP Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2025 telah selesai 100 persen.

Kepala Bidang SMP Disdikpora Kabupaten Cianjur, Helmi Halimudin, mengatakan, seluruh program pembangunan dan rehabilitasi SMP, baik dari DAU murni maupun DAU perubahan 2025, telah dirampungkan sesuai target.

Pada program DAU murni 2025, bantuan rehabilitasi ruang kelas sebanyak 36 ruang telah selesai sepenuhnya. Selain itu, pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) sebanyak 44 ruang juga telah rampung 100 persen. Sementara bantuan pembangunan toilet dari DAU murni sebanyak 13 unit seluruhnya telah diselesaikan.

“Untuk DAU murni, rehabilitasi ruang kelas, pembangunan RKB, dan bantuan toilet semuanya sudah selesai,” kata Helmi kepada Cianjur Ekspres, Rabu 28 Januari 2026.

BACA JUGA:Ratusan Siswa SMP Ikuti Turnamen Olahraga di SMK Pasundan 1 Cianjur

BACA JUGA:Siswa SMP Cendikia Sukahegar Sukaluyu Tebar Ribuan Ekor Benih Ikan di Jalur Irigasi

Sementara itu, dari DAU perubahan 2025, rehabilitasi ruang kelas sebanyak 17 ruang juga telah diselesaikan. Selain itu, pembangunan RKB sebanyak 7 ruang serta bantuan toilet perubahan sebanyak 17 unit telah rampung seluruhnya.

“DAU ini ada yang murni dan ada yang perubahan, dan Alhamdulillah semuanya sudah selesai,” jelas Helmi.

Meski demikian, Helmi mengakui masih terdapat ratusan ruang kelas SMP di Kabupaten Cianjur yang mengalami kerusakan berat dan belum tertangani. Namun, pihaknya menargetkan perbaikan seluruh ruang rusak tersebut dapat diselesaikan secara bertahap dalam kurun waktu lima tahun ke depan.

“Masih ada ratusan ruangan yang belum diperbaiki. Insya Allah kita tuntaskan dalam waktu lima tahun, karena setiap tahun terus ada progres,” katanya.

BACA JUGA:Membanggakan, SMPN 1 Cianjur Raih Anugerah Panca Waluya

BACA JUGA:Pemkab Cianjur Luncurkan Beasiswa SD, SMP, dan Kesetaraan

Helmi juga mengimbau pihak sekolah penerima bantuan rehabilitasi agar menjaga dan memelihara bangunan dengan baik. Terlebih di tengah cuaca ekstrem, sekolah diminta rutin mengecek kondisi bangunan demi keselamatan siswa.

“Jika ada ruangan yang tidak memungkinkan digunakan, jangan dipaksakan untuk kegiatan belajar mengajar. Pindahkan ke ruang yang lebih aman demi keamanan siswa,” tegasnya.

Sumber: