Banner Disway Award 2025

Pelajar SMK dan Anak Punk Bentrok di Cilaku Cianjur, Satu Orang Terluka

 Pelajar SMK dan Anak Punk Bentrok di Cilaku Cianjur, Satu Orang Terluka

Ilustrasi-tawuran. (Foto: Pixabay)--

CIANJUR,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Sejumlah pelajar SMK dan sekelompok anak punk terlibat perkelahian di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, dan membuat satu orang mengalami luka bacok.

Berdasarkan informasi yang didapat, aksi perkelahian tersebut terjadi pada Senin 9 Maret 2026 sore.

Kapolsek Cilaku, AKP Isep Sukana mengatakan pihaknya sudah menerima laporan tindak kekerasan hingga membuat seseorang terluka, dan masih melakukan penyelidikan.

"Korban sudah membuat laporan ke Polsek melalui kakaknya. Saat ini kami masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan berkoordinasi dengan pihak sekolah karena di antara mereka ada yang masih di bawah umur,” katanya, Selasa 10 Maret 2026.

BACA JUGA:Dedi Mulyadi Klaim Program Barak Militer Tekan Tawuran Pelajar

BACA JUGA:Patroli Polisi Gagalkan Potensi Tawuran Remaja di Pacet Cianjur

Berdasarkan pemeriksaan sementara, lanjut dia, perkelahian tersebut berawal ketika sejumlah pelajar SMK usai pulang sekolah berkumpul di warung nasi.

"Tak lama seorang anak punk datang hendak membawa tas yang dititipkan sebelumnya. Namun seorang anak punk itu tiba-tiba terlibat cekcok dengan sejumlah pelajar SMK," katanya.

Usai cekcok, lanjut Kapolsek, anak punk tersebut kemudian memanggil beberapa teman-temannya hingga kedua kelompok antara pelajar dan punk terlibat perkelahian.

"Akibatnya seorang anak punk SH (21) mengalami luka bacok di bagian pergelangan tangannya, dan harus menjalani perawatan di puskesmas, korban dari pelajar juga ada," ujarnya.

BACA JUGA:Polisi Amankan Terduga Pelaku Tawuran di Haurwangi Cianjur, Sejumlah Pelaku Kabur

BACA JUGA:Marak Tawuran Pelajar, Disdikpora Tingkatkan Pengawasan di Cianjur Selatan

Kapolsek menambahkan, pihaknya hingga kini masih memintai keterangan sejumlah saksi atas kejadian perkelahian tersebut, dan belum menetapkan pelaku.

"Saat ini kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap pelaku dalam kejadian tersebut,” tukasnya.(Cr2)

Sumber: