Sekda Cianjur Tekankan ASN Adaptif Gunakan Teknologi AI
Ilustrasi-Pemerintah Kabupaten Cianjur mendorong aparatur sipil negara (ASN) untuk lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi. (Foto: Dok. Cianjur Ekspres)--
CIANJUR,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Pemerintah Kabupaten Cianjur mulai mengakselerasi transformasi digital dengan mendorong aparatur sipil negara (ASN) untuk lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi, khususnya pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan dalam menunjang kinerja pemerintahan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cianjur, Ahmad Rifa’i Azhari, menegaskan bahwa ASN tidak hanya dituntut bekerja secara konvensional, tetapi juga harus mampu mengintegrasikan teknologi digital dalam setiap aspek pelayanan publik dan tugas kedinasan.
“ASN di lingkungan Pemkab Cianjur harus menjadi pelaku utama dalam integrasi teknologi digital, termasuk memanfaatkan AI untuk mendukung pekerjaan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya kepada wartawan, Selasa 28 April 2026.
Menurutnya, perkembangan teknologi saat ini menuntut kecepatan dan ketepatan dalam penyampaian informasi. Oleh karena itu, ASN juga diharapkan dapat berperan sebagai penyebar informasi kebijakan pemerintah secara cepat dan akurat kepada masyarakat.
BACA JUGA:BKAD Cianjur Pastikan THR ASN Cair, Pegawai Pemkab Cianjur Sumringah Sambut Lebaran
BACA JUGA:Bupati Cianjur Larang ASN Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran
Dia menambahkan, penggunaan AI kini menjadi bagian dari inovasi yang tidak bisa dihindari dan perlu dimanfaatkan secara optimal dalam meningkatkan kinerja birokrasi.
“Teknologi AI sudah menjadi bagian dari inovasi yang wajib dipahami dan digunakan ASN, terutama untuk meningkatkan efektivitas kerja,” katanya.
Meski demikian, Ahmad Rifa’i mengingatkan agar pemanfaatan teknologi dilakukan secara bijak dan bertanggung jawab. Ia menekankan pentingnya penggunaan AI yang memberikan dampak positif, baik bagi institusi maupun masyarakat luas.
“Penggunaan teknologi harus diarahkan untuk hal-hal yang bermanfaat. Jika disalahgunakan, tentu bisa merugikan diri sendiri bahkan berdampak luas,” tegasnya.
BACA JUGA:Kompetensi ASN Jabar Nyaris Sempurna, 37,11 Persen dari Maksimal 40 Persen
BACA JUGA:BKPSDM Cianjur: Cuti Bersama ASN Selama Nataru 2025 Hanya Satu Hari
Dia pun menilai, pemanfaatan teknologi memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas pengambilan keputusan, efisiensi kerja, serta mendorong lahirnya inovasi dalam pelayanan publik di Kabupaten Cianjur.
Sumber: