Kebutuhan PJU Cianjur Masih Tinggi, Dishub Targetkan Bertahap

Kebutuhan PJU Cianjur Masih Tinggi, Dishub Targetkan Bertahap

Ilustrasi-PJU. (Foto: Pixabay)--

CIANJUR,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur mencatat kebutuhan penerangan jalan umum (PJU) di wilayahnya masih sangat besar. Hingga tahun 2026, pemenuhan PJU dilakukan secara bertahap menyesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah.

Kepala Dishub Kabupaten Cianjur, Aris Haryanto, mengatakan, pada tahun ini terdapat kebutuhan sebanyak 120 titik PJU yang bersumber dari program rempug warga.

“Kebutuhan PJU di Kabupaten Cianjur masih besar karena luas wilayah kita. Untuk tahun ini ada 120 titik dari program rempug warga,” ujarnya kepada Cianjur Ekspres, Selasa 5 Mei 2026.

Dia menjelaskan, untuk jalan provinsi program penerangan sudah diselesaikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Sementara untuk jalan nasional, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan, namun sejumlah program mengalami penundaan akibat efisiensi anggaran.

BACA JUGA:Dishub Cianjur Kelola 75 Titik CCTV, Anggaran Terbatas jadi Tantangan Pemeliharaan

BACA JUGA:Kejar PAD 2026, Dishub Cianjur Andalkan Retribusi Parkir Tepi Jalan

“Program untuk wilayah Cianjur selatan, dari Agrabinta sampai Cidaun, yang tadinya direncanakan tahun 2026, saat ini dipending dulu,” jelasnya.

Di sisi lain, Dishub juga telah mengusulkan kebutuhan PJU untuk wilayah utara, di antaranya ruas Haurwangi hingga Gekbrong, serta dari pertigaan Kuda Kosong menuju arah Jonggol.

Aris mengungkapkan, dari total kebutuhan sekitar 44.000 titik PJU di Kabupaten Cianjur, saat ini baru terpasang sekitar 11.000 titik. Bahkan dari jumlah tersebut, sebagian memerlukan pemeliharaan rutin.

“Di tiang nasional saja, dari sekitar 1.500 tiang, yang menyala itu hampir 447 titik. Sisanya terus kita data dan perbaiki berdasarkan aduan masyarakat,” ungkapnya.

BACA JUGA:Dishub Cianjur Siap Tertibkan Parkir Liar Bersama Lintas OPD

BACA JUGA:PJU di Jalan Pramuka 5 Tahun Belum Diganti, Ini Kata Dishub Cianjur

Menurutnya, untuk mengejar target pemenuhan dalam lima tahun, dibutuhkan anggaran hingga Rp200 miliar khusus untuk PJU. Namun, dengan keterbatasan anggaran, penyelesaian secara realistis diperkirakan membutuhkan waktu lebih panjang.

“Kalau kita maksimalkan anggaran, mungkin bisa selesai dalam 10 tahun. Tapi kalau melihat kemampuan saat ini, mengejar sekitar 1.000 titik per tahun, bisa sampai 30 tahun,” katanya.

Untuk mempercepat pemerataan, Dishub berencana mengusulkan kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) agar alokasi Pajak Penerangan Jalan (PPJ) dapat lebih difokuskan untuk pembangunan dan pengembangan PJU di jalan kabupaten.

“Harapannya dengan dukungan anggaran yang lebih optimal, penerangan jalan di Cianjur bisa lebih merata dan meningkatkan keselamatan serta kenyamanan masyarakat,” tandasnya.

Sumber: