Dishub Cianjur Catat Arus Mudik Lebaran 2026 Naik 20 Persen, Didominasi Pemotor
Kepala Dishub Kabupaten Cianjur Aris Haryanto. (Foto: CIANJUR EKSPRES/Fauzi Noviandi)--
CIANJUR,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur mencatat arus mudik Hari Raya Idulfitri 2026 mengalami peningkatan sebesar 20 persen dari tahun sebelumnya.
Kepala Dishub Kabupaten Cianjur, Aris Haryanto, mengatakan, hampir setiap tahun Kabupaten Cianjur menjadi wilayah perlintasan para pemudik dari arah Jakarta, Bogor hingga Banten terutama yang menggunakan motor.
"Sejak hari pertama memasuki arus mudik hingga hari terakhir, pemudik yang melintasi wilayah Cianjur rata-rata didominasi pemotor," kata Aris pada Cianjur Ekspres, Selasa 24 Maret 2026.
Selama arus mudik 2026, lanjut dia, tercatat mengalami peningkatan sekitar 20 persen dari tahun sebelumnya, dan rata-rata didominasi pemudik motor dengan tujuan Bandung dan Jawa Tengah.
BACA JUGA:Pemkab Cianjur Terapkan WFA Tiga Hari Usai Lebaran Idulfitri
BACA JUGA:Pos Layanan Terpadu Cidaun Cianjur Pastikan Kenyamanan dan Keamanan Wisatawan Kunjungi Objek Wisata
"Hasil data yang tercatat Cianjur merupakan daerah perlintasan pemudik, karena Cianjur bukan tujuan pemudik, hanya sebagai perlintasan menuju Jawa Barat dan sekitarnya," katanya.
Selain itu, Aris mengatakan jumlah kendaraan dengan tujuan Cianjur yaitu sebesar 20 persen. Meski demkian jumlah kendaraan yang keluar dari Cianjur tak sebanding.
"Kami juga mencatat selama arus mudik 2026 ada empat titik yang minim dengan Penerangan Jalan Umum (PJU) seperti di Jalan Pramuka, dan Jalan Ariawiratanudatar," ujarnya.
Aris menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat dan Kementrian terkait untuk memperbaiki beberapa titik jalan rusak dan bergelombang yang menjadi perlintasan pemudik.
BACA JUGA:Jalur Puncak-Cianjur Sempat Padat, Polisi Lakukan Rekayasa Lalu Lintas
BACA JUGA:Dishub Cianjur Catat Ratusan Ribu Kendaraan Pemudik Sudah Memasuki Wilayah Cianjur
"Bentul, memang ada beberapa titik jalan kewenangan pemerintah Jawa Barat dan Pusat yang masih dalam tahap perbaikian," tukasnya.(Cr2)
Sumber: