KKN di Cidaun, 135 Mahasiswa UIN Didorong Bantu Persoalan Sampah dan Pariwisata

KKN di Cidaun, 135 Mahasiswa UIN Didorong Bantu Persoalan Sampah dan Pariwisata

Sebanyak 135 mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di tiga desa di wilayah Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur. (Foto : Cianjur Ekspres/Rikzan Rezkyesa Azhari)--

CIANJUR,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Pemerintah Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur  menyambut kedatangan 135 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang akan melaksanakan pengabdian masyarakat di tiga desa di wilayah tersebut.

Camat Cidaun, Gagan Suganda mengatakan, kehadiran mahasiswa KKN diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam membantu menyelesaikan berbagai persoalan di masyarakat, terutama di bidang pengelolaan sampah dan promosi potensi wisata.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang telah menjadikan tiga desa di Kecamatan Cidaun sebagai lokasi KKN. Kami berharap para mahasiswa dapat membantu meningkatkan sekaligus menyelesaikan beberapa persoalan yang ada di masyarakat,” katanya, Selasa 21 Juli 2026.

Menurutnya, persoalan pengelolaan sampah menjadi salah satu tantangan yang dihadapi Kecamatan Cidaun. Pasalnya, lokasi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) berada sekitar 150 kilometer dari wilayah Cidaun sehingga diperlukan sistem pengelolaan sampah berbasis lingkungan di tingkat desa.

BACA JUGA:Mahasiswa KKN STAI Al-Azhary Cianjur Dorong Remaja Desa Cibanteng Tempuh Pendidikan Tinggi

BACA JUGA:Komisi X Dorong Penambahan Kuota KIP Kuliah hingga 600 Ribu Mahasiswa

“Kami membutuhkan inovasi dalam pengelolaan sampah berbasis lingkungan. Harapannya, sampah dapat diselesaikan dari hulu di masing-masing wilayah sehingga tidak bergantung pada tempat pengolahan yang jaraknya sangat jauh, yang di Cikalongkulon itu kan sampai sekitar 150 kilo dari Cidaun,” katanya.

Selain itu, Gagan berharap mahasiswa turut membantu memperkenalkan potensi wisata yang dimiliki Kecamatan Cidaun agar semakin dikenal masyarakat luas. “Kami juga ingin mahasiswa dapat berkontribusi dalam mempromosikan destinasi wisata yang ada di Kecamatan Cidaun sehingga potensi wisata daerah bisa lebih berkembang,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Himpunan Mahasiswa Cianjur Cabang Bandung UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Moch Firmansyah mengatakan, Kecamatan Cidaun dipilih sebagai lokasi KKN atas permintaan Pemerintah Kabupaten Cianjur sekaligus melihat berbagai potensi dan tantangan yang dimiliki wilayah tersebut.

“Kecamatan Cidaun dipilih karena merupakan salah satu wilayah yang membutuhkan pendampingan. Kami berharap kehadiran mahasiswa dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat,” katanya.

BACA JUGA:Sinergi Cegah Narkoba, Ramzi Dorong Relawan Mahasiswa Jadi Agen Perubahan

BACA JUGA:Wamenaker: Mahasiswa Harus Perkuat Kompetensi dan Sertifikasi untuk Hadapi Dunia Kerja

Dia menjelaskan sebanyak 135 mahasiswa diterjunkan ke tiga desa, yakni Desa Cisalak, Desa Sukapura, dan Desa Karyabakti. Masing-masing desa ditempati 45 mahasiswa yang berasal dari sembilan fakultas di UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Menurutnya, selama pelaksanaan KKN, mahasiswa akan menjalankan berbagai program di bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, hingga pemberdayaan masyarakat.

Sumber: