Kadisdik Jabar Dorong Kepala Sekolah Hadirkan Transformasi Nyata
Para kepala sekolah saat mengikuti pelatihan BCKS Provinsi Jawa Barat di Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Jabar, Kota Bandung, Jumat (21/8/2026). (Foto : jabarprov go.id)--
KOTA BANDUNG,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, mendorong para kepala sekolah menghadirkan perubahan nyata di sekolah yang mereka pimpin.
“Jangan sampai Bapak dan ibu mengikuti pelatihan BCKS, pulang ke sekolah, kemudian semuanya berjalan seperti biasa tanpa perubahan. Setelah mengikuti pelatihan, harus ada proyek perubahan,” ujar Kadisdik saat membuka Pelatihan BCKS Provinsi Jawa Barat di Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Jabar, Kota Bandung, Jumat (21/8/2026).
Menurutnya, kepala sekolah memiliki posisi penting dalam menerjemahkan kebijakan pendidikan hingga ke tingkat satuan pendidikan. Oleh karena itu, pemahaman yang diperoleh selama pelatihan harus diterapkan dalam pengelolaan sekolah dan proses pembelajaran.
“Pengetahuan jadi pengalaman, pengalaman jadi kesadaran, kesadaran jadi aksi,” katanya.
BACA JUGA:KDM Ajak LPM Ikut Andil dalam Percepatan Pembangunan Desa di Jabar
BACA JUGA:Kadisdik Jabar: Kolaborasi Sekolah dan Klub Jadi Kunci Pengembangan Talenta Siswa
Pelatihan tersebut diikuti 416 peserta dari berbagai jenjang pendidikan. Dengan rincian, empat peserta dari TK, SD (207), SMP (90), SMA (68), SMK (43), dan SLB (4).
Para peserta dari tingkat SMA, SMK, dan SLB sebelumnya telah diangkat sebagai kepala sekolah oleh Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi pada 29 Oktober 2025. Penyerahan surat keputusan (SK) pengangkatan dan mutasi kepala sekolah dilakukan di Gedung Sate. Sehingga, pelatihan BCKS menjadi bagian dari penguatan kapasitas para kepala sekolah yang telah menjalankan tugasnya.
Kadisdik meminta pengalaman yang sudah diperoleh selama memimpin sekolah dipadukan dengan pengetahuan dan keterampilan yang didapat melalui pelatihan.
“Selama menjadi kepala sekolah, harus ada perubahan yang dapat dilihat. Jangan sampai sekolah sekarang masih sama seperti ketika kita dulu bersekolah,” ujarnya.
BACA JUGA:Kadisdik Jabar Serahkan Medali Juara O2SN Diksus, Tegaskan Makna Juara Sejati
BACA JUGA:Gandeng 12 PTMA, Kadisdik Jabar Percepat Penuntasan Anak Tidak Sekolah
Kadisdik juga mendorong kepala sekolah aktif memantau proses pembelajaran. Kepala sekolah tidak cukup hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi perlu mengetahui bagaimana guru mengajar dan bagaimana peserta didik mendapatkan pengalaman belajar di sekolah.
“Guru-guru belajarnya seperti apa, proses pembelajaran nya berjalan atau tidak. Kepala sekolah harus menguasai betul bagaimana pembelajaran itu berjalan,” katanya.
Sumber: