Kepesertaan Jaminan Kesehatan Cianjur Turun Jadi 372 Ribu, DPRD Minta Evaluasi Data
Gedung DPRD Cianjur di Jalan KH Andullah Bin Nuh.(Foto : Cianjur Ekspres/Fauzi Noviandi)--
CIANJUR,CIANJUREKSPRES.DISWAY.ID - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, Lepi Ali Firmansyah, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur memperkuat upaya penanggulangan kemiskinan, terutama dalam memastikan masyarakat kurang mampu tetap mendapatkan akses terhadap layanan jaminan kesehatan.
Menurutnya, pemerintah daerah memiliki kewajiban untuk menanggulangi kemiskinan sekaligus menangani berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat kurang mampu.
Lepi mengatakan, penanganan kemiskinan dapat dilakukan melalui dua pendekatan utama, yakni pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan kapasitas serta pemberian jaminan sosial, termasuk di bidang kesehatan.
“Pemerintah memiliki kewajiban dalam menanggulangi dan menangani masalah isu kemiskinan. Ada dua pendekatan, yaitu pemberdayaan melalui peningkatan kapasitas dan jaminan sosial, salah satunya di bidang kesehatan,” ujarnya, Selasa 13 Oktober 2026.
BACA JUGA:226 Ribu Warga Cianjur Masih Mengantre Reaktivasi PBI JKN
BACA JUGA:Kopimu Kritik Penghentian UHC dan Penonaktifan BPJS PBI di Cianjur
Menurutnya, pemerintah daerah memiliki kewajiban dalam menanggulangi sekaligus menangani berbagai persoalan yang berkaitan dengan kemiskinan, yakni melalui pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan kapasitas serta pemberian jaminan sosial, termasuk di bidang kesehatan.
"Namun adanya dinamika dalam kepesertaan jaminan kesehatan yang iurannya dibayarkan Pemerintah Kabupaten Cianjur. Jumlah peserta disebut mengalami penurunan dari sebelumnya hampir 800.000 orang menjadi sekitar 372.000 orang," katanya.
Lepi menilai perubahan jumlah kepesertaan tersebut perlu dikomunikasikan secara terbuka kepada masyarakat, termasuk melalui tokoh-tokoh masyarakat.
“Kita perlu mengomunikasikan kebijakan dan penyebab perubahan ini kepada tokoh-tokoh masyarakat. Karena itu, Kepala Dinas Kesehatan juga kita ajak berbincang langsung dengan masyarakat,” imbuhnya.
BACA JUGA:RSUD Pagelaran Cianjur Raih Penghargaan Bintang Tiga Digital JKN BPJS Kesehatan
BACA JUGA:40 Ribu Pekerja Rentan di Cianjur Bakal Dapat Jaminan Sosial Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan
Lepi juga mengatakan, secara ideal seluruh masyarakat Kabupaten Cianjur dapat memperoleh jaminan kesehatan dari pemerintah. Namun, kondisi kemampuan anggaran daerah membuat pemerintah harus menetapkan kriteria penerima jaminan kesehatan.
“Secara ideal tentu seluruh masyarakat Cianjur dijamin kesehatannya oleh pemerintah. Tetapi karena kemampuan anggaran terbatas, akhirnya dibuat kriteria sehingga jumlahnya berada di kisaran 372.000 orang,” ucapnya.
Sumber: